JAKARTA, Discoverynews.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Anwar Iskandar, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kapolri atas respons terbuka terhadap berbagai aspirasi, kritik, serta keluhan masyarakat terkait proses hukum yang menjadi perhatian publik di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Menurutnya, sikap terbuka dalam menerima masukan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Terlebih, ketika sebuah persoalan menjadi perhatian luas, kehadiran negara melalui langkah-langkah evaluasi menjadi harapan masyarakat untuk mendapatkan keadilan dan kepastian hukum.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas langkah Kapolri yang telah melakukan evaluasi, termasuk pemberhentian pejabat terkait di wilayah Sukoharjo, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pergantian pimpinan baru.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kesungguhan Polri dalam melakukan pembenahan internal sekaligus memperkuat komitmen terhadap semangat “Polisi Bersama Masyarakat.”
“Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan institusi kepolisian yang semakin terbuka, responsif, dan mampu menjawab harapan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam pernyataan tersebut.
Di tengah dinamika yang berkembang, Ketua Umum MUI juga mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, untuk memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dalam melanjutkan proses penyelesaian perkara sesuai kompetensi, kewenangan, dan tanggung jawab masing-masing.
Ia mengingatkan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak masyarakat, tetapi menjaga ketenangan, ketertiban, dan persatuan juga merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, persoalan hukum hendaknya disikapi dengan kepala dingin dan tidak berkembang menjadi perpecahan di tengah masyarakat. Sebab, keadilan dan kedamaian bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan dapat berjalan beriringan demi kepentingan bersama.
Terkait berbagai hal yang masih menjadi perdebatan, MUI berharap Kementerian Agama dapat mengambil langkah-langkah konstruktif untuk membangun suasana yang lebih kondusif serta menjaga kemaslahatan seluruh umat.
Menutup pernyataannya, KH Muhammad Anwar Iskandar kembali mengimbau seluruh umat Islam agar senantiasa mengendalikan diri, mengedepankan kebijaksanaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
“Jangan sampai persoalan yang sedang kita hadapi justru menjauhkan kita dari persaudaraan. Mari kita jaga ketenangan, rawat persatuan, dan percayakan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya demi kebaikan bersama.”
















