oleh

Massa Kepung BRI Gunungsitoli, Polres Nias Diminta Bertindak

Gunungsitoli,DiscoveryNews.id. – Kantor BRI Cabang Gunungsitoli terancam lumpuh. Sebanyak 100 massa dari Aliansi Peduli Konsumen Ono Niha (APKON) akan menggelar aksi damai pada Jum’at, 05 November 2026, pukul 08.45 WIB, dengan titik kumpul di Alun-alun Kota Gunungsitoli.

Surat pemberitahuan aksi damai Nomor 0453/APKN/Kep.Nias/2026 tertanggal 3 November 2026 telah resmi masuk dan diterima Sium Polres Nias pada 3/11-26. Tembusan juga dikirim ke DirIntelkam Polda Sumatra Utara.

Aksi ini dipicu dugaan penipuan yang dilakukan BRI Life terhadap nasabahnya, Amal Agus Suheri Zega. Korban yang gajinya dipotong otomatis Rp568.000 setiap bulan untuk premi BRI Life, justru ditolak klaimnya saat menjalani perawatan di RSUD Thomson Gunungsitoli pada 14-19 Agustus 2026 dengan alasan belum ada kerja sama rumah sakit.

Padahal korban telah mendatangi BRI Cabang Gunungsitoli pada 2 November 2026 untuk meminta kejelasan, namun pihak bank bungkam.

Pimpinan aksi adalah Edward F.F Lahagu selaku Ketua APKN, dan Korlap aksi Redius Gea. Massa akan bergerak keliling Kota Gunungsitoli menggunakan mobil komando, spanduk, dan bendera Merah Putih menuju Kantor Cabang BRI Gunungsitoli.

Tuntutan mereka tegas,Kepala BRI Cabang Gunungsitoli dan BRI Life harus klarifikasi dan minta maaf terbuka, dan tutup BRI Life di Pulau Nias agar tidak ada lagi korban.

Kasus ini kini menjadi perhatian Polres Nias. Dengan surat yang sudah masuk, publik menunggu langkah tegas Kapolres Nias untuk mengawal aksi damai dan memanggil pihak BRI Life agar bertanggung jawab.

Red

Haris
Author: Haris

Ikuti Saluran WhatsApp
Baca Juga  Polisi Ingatkan Nahkoda KM Bintang: Jangan Paksa Berlayar Jika Cuaca Tak Bersahabat