Kupang, 21 Juni 2026_Komisariat Galilea GMKI Cabang Kupang tak mau jadi penonton. Ikut Workshop Ekonomi Kreatif BPC GMKI Kupang, mereka langsung eksekusi: bawa Abon Ikan Tuna siap jual, bukan cuma hadir dan berteori.
Ketua Komisariat Galilea, Yanto, menegaskan kadernya datang dengan semangat eksekusi, bukan teori.
“Kami datang tidak hanya untuk dengar materi. Kami bawa produk nyata: Abon Ikan Tuna. Olahan ikan siap konsumsi, bergizi, tahan lama, dan punya nilai jual,” ujar Yanto dalam rilisannya via WhatsApp, Minggu 21/6/2026.

Ia menambahkan Abon Ikan dipilih karena 3 alasan: bahan baku mudah didapat di Kupang, kandungan gizi tinggi, dan bisa tingkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal. Produk ini dinilai punya peluang pasar luas karena disukai semua kalangan.
Yang bikin beda: Abon Ikan ini dikerjakan H-1 sebelum workshop Ekonomi Kreatif digelar. Waktu mepet, tapi kekompakan tim jadi kunci.
“Meskipun waktu persiapan sangat singkat, kami maksimalkan kerja sama, kreativitas, dan semangat tim untuk hasilkan produk terbaik,” katanya.
Bagi Yanto, workshop ini jadi titik balik. Abon Ikan Tuna tak akan berhenti jadi “tugas komisariat”. Targetnya jelas: naik kelas jadi usaha berkelanjutan.
“Workshop ini motivasi kami kembangkan Abon Ikan. Ke depan kami komitmen terus produksi, naikkan kualitas, perluas pemasaran, dan jaga kekompakan tim. Kami mau Abon Ikan jadi wadah belajar wirausaha sekaligus sumber ekonomi Komisariat Galilea,” tegas Yanto.
Komitmen itu sejalan dengan tujuan GMKI Kupang: mencetak kader yang berani mulai usaha, bukan hanya berwacana.

Tentang Komisariat Galilea
Komisariat Galilea adalah salah komisariat di Wilayah II yang berbasis diUniversitas Kristen Arta Wacana Kupang, Prodi Pertanian dan Perikanan.(Rizal/Red)







Komentar