oleh

“Ini Soal Masa Depan Sumba” : Tokoh Muda Desak Usut Tuntas Dugaan Penyelundupan 104 Ekor Kuda di Kapulit

Kupang, DiscoveryNewsId_ Adanya temuan 104 ekor kuda di Pelabuhan Kapulit, Desa Watu Asa, Kecamatan Mamboro, yang diduga akan diselundupkan ke Sulawesi jadi sorotan.

Salah satu tokoh muda Sumba Tengah, Anjes U. B. Bewa Jaga Woli, mendesak pemerintah dan aparat segera mengusut tuntas kasus ini. Ia menilai persoalan ini bukan sekadar pelanggaran biasa, tapi menyangkut marwah budaya Sumba.

Bagi Anjes, kuda di Sumba punya nilai lebih dari sekadar ekonomi.

“Kuda bagi masyarakat Sumba bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merupakan bagian penting dari adat dan budaya. Karena itu, jika benar ada pengiriman ternak secara nonprosedural, pemerintah dan aparat harus segera mengusutnya,” tegasnya, Minggu (31/8/2026).

Ia menyoroti hal tersebut karena adanya kuda betina produktif dalam jumlah besar di lokasi penampungan. Hal ini dinilai rawan menggerus bibit unggul peternakan Sumba jika lolos ke luar daerah.

Anjes menyampaikan 2 poin penting:

1. Dinas Peternakan Sumba Tengah. Diminta segera mendata dan memastikan asal-usul, kepemilikan, identitas, serta kelengkapan dokumen seluruh ternak yang ditemukan di Pelabuhan Kapulit.

2. Polres Sumba Tengah.Didesak menelusuri dugaan ini sampai ke akar-akarnya. Termasuk mengungkap siapa dalang di balik penampungan dan rencana pengiriman ternak keluar daerah.

“Jangan sampai kasus ini berhenti hanya karena tidak viral di media sosial. Kalau ada pelanggaran, harus diproses sesuai hukum. Jangan biarkan mafia perdagangan ternak bebas merusak kekayaan dan masa depan Sumba,” ujarnya.

Anjes menegaskan pengawasan ternak harus diperketat. Jangan sampai kekayaan daerah dikuras lewat jalur ilegal.

“Ini bukan sekadar soal 104 ekor kuda. Ini soal bagaimana kita menjaga kekayaan, identitas, dan masa depan Sumba Tengah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Peternakan dan Polres Sumba Tengah terkait tindak lanjut temuan 104 ekor kuda tersebut.

***Putra Umbu/Red

Risal Boimau
Author: Risal Boimau

Komentar