MAMUJU, Discoverynews.id – Semangat dan optimisme mewarnai keberangkatan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional perwakilan Sulawesi Barat menuju Kota Semarang, Jawa Tengah.
Suasana berbeda terlihat di Terminal Simbuang, Mamuju, saat puluhan anggota kafilah bersama pendamping berkumpul sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makassar. Mereka tampak berfoto bersama di depan armada bus Neo Trans yang menjadi salah satu bagian dari perjalanan rombongan.
Senyum, acungan jempol dan kepalan tangan para peserta menjadi gambaran kesiapan mereka untuk tampil membawa nama Sulawesi Barat di ajang MTQ tingkat nasional.
Terminal Simbuang pun menjadi titik awal perjuangan para kafilah sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Dari bandara tersebut, rombongan selanjutnya akan bertolak menuju Semarang.
Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan menuju lokasi perlombaan. Di balik perjalanan panjang tersebut, tersimpan harapan untuk mengharumkan nama Sulawesi Barat melalui prestasi di bidang keagamaan.
Tokoh masyarakat sekaligus pembina yang akrab disapa Murdanil mengatakan, keikutsertaan kafilah Sulbar dalam MTQ Nasional menjadi momentum penting untuk menunjukkan potensi generasi daerah dalam bidang Al-Qur’an.
Menurutnya, perjuangan para peserta juga merupakan bagian dari syiar Islam sekaligus membawa nama baik Sulawesi Barat, khususnya Mamuju, di tingkat nasional.
“Keberangkatan kafilah ini adalah bukti bahwa daerah kita memiliki potensi besar dalam bidang keagamaan. Saya berharap seluruh peserta dapat menjaga kondisi fisik, fokus, dan yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas. Jangan lupa, doa dari seluruh masyarakat Sulbar menyertai langkah kalian,” ujar Murdanil saat ditemui di kediamannya, Jumat (11/9/2026).
Ia menyebut dukungan pemerintah daerah, baik secara moral maupun logistik, sangat diperlukan agar seluruh peserta dapat mempersiapkan diri secara maksimal selama mengikuti rangkaian MTQ Nasional.
“Kita ingin mereka pulang bukan hanya dengan pengalaman, tetapi juga dengan prestasi yang membanggakan. Terminal Simbuang hari ini menjadi saksi bahwa kita serius mendukung MTQ,” tambahnya.
Murdanil juga menyebut keberangkatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perhatian dan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka terhadap pengembangan potensi keagamaan di daerah.
Meski perjalanan menuju Semarang cukup panjang, semangat para peserta tidak terlihat surut. Mereka justru membawa optimisme untuk memberikan penampilan terbaik pada setiap cabang yang diikuti.
Sebanyak 22 peserta akan mewakili Sulawesi Barat dalam berbagai cabang MTQ Nasional. Mereka terdiri atas Nur Ghaisan Abqari pada Tartil Putera, Salsabilah pada Tartil Puteri, Syahruddin pada Tilawah Anak-Anak Putera, Aqilah Mawaddah pada Tilawah Anak-Anak Puteri, Muhammad Aidil Putra pada Tilawah Remaja Putera dan Mutmainnah pada Tilawah Remaja Puteri.
Selanjutnya, Muhammad Said dan Nur Fahisah akan berlaga pada Tilawah Dewasa Putera dan Puteri. Pada cabang Murattal Remaja, terdapat Akmal Hidayat S. dan Nur Imtihana Z, sedangkan Murattal Dewasa diwakili Muh. Fadhil Taswin dan Marhama Hasan.
Untuk cabang Hifzh 1 Juz dan Tilawah, Sulbar mengirim M. Nur Alamsyah dan Khulwah Nayla. Cabang Hifzh 5 Juz dan Tilawah diikuti Sahab Mubarak H.R. dan Nur Salsabilah H.R., sementara Hifzh 10 Juz diwakili Akmal Shukri dan Zahratunnis.
Pada cabang Hiasan Mushaf, Sulbar diwakili Muhammad Yusri Abdi dan Nur Intan, S.Pd. Sementara cabang Dekorasi diikuti Misbahuddin dan Mardawiyah.
Keberangkatan para kafilah tersebut diharapkan menjadi awal dari perjuangan panjang untuk meraih prestasi sekaligus memperkenalkan potensi putra-putri Sulawesi Barat di panggung nasional.
Doa dan dukungan masyarakat pun mengiringi perjalanan mereka. Dari Mamuju menuju Semarang, para kafilah diharapkan tetap menjaga kesehatan, konsentrasi dan semangat hingga mampu memberikan hasil terbaik bagi Sulawesi Barat.










Komentar