KALBAR KUBU RAYA, Discoverynews.id ~Momen bersejarah dan sarat makna ini terukir pada Senin, 12 Oktober 2026, ketika Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menyambut hangat kedatangan Komandan Lanud Supadio, Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han.
Pertemuan yang melampaui sekadar agenda formal ini berlangsung di sudut megah Lobby Kehormatan Makodam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Kubu Raya, menjadi saksi bisu atas kuatnya persaudaraan antara sang pengawal daratan dan sang penjaga dirgantara.
Pertemuan hangat di Kubu Raya tersebut menandai babak akhir dari pengabdian Marsma TNI Sidik Setiyono dalam memimpin benteng pertahanan udara Lanud Supadio.
Sebagai seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara dengan rekam jejak yang gemilang, beliau kini melangkah menuju panggilan tugas yang baru guna mengemban amanat strategis sebagai Komandan Grup 3/Tempur Komando Operasi Angkatan Udara.
Langkah kepindahan ini menjadi simbol dinamika kepemimpinan militer yang terus bergerak menjaga keutuhan pertahanan nasional di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Dalam suasana yang dipenuhi rasa hormat dan kebersamaan di markas Tanjungpura tersebut, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito melayangkan apresiasi mendalam atas dedikasi tanpa henti serta kolaborasi luar biasa yang telah terukir indah selama masa kepemimpinan Marsma TNI Sidik Setiyono.
Pangdam menegaskan bahwa keharmonisan dan soliditas antar satuan di Tanah Khatulistiwa bukan sekadar koordinasi taktis, melainkan pondasi utama dan kunci vital dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan perimeter perbatasan serta menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Beliau juga memanjatkan doa terbaik agar kesuksesan dan perlindungan Tuhan senantiasa menyertai langkah sang jenderal di medan pengabdian yang baru.
Merasa tersanjung atas sambutan hangat yang selalu menyelimuti interaksi antar matra di Kubu Raya, Marsma TNI Sidik Setiyono menyampaikan ungkapan terima kasih yang paling tulus kepada Pangdam XII/Tpr beserta seluruh jajaran prajurit Tanjungpura.
Beliau mengenang bagaimana koordinasi yang erat, rasa saling percaya, serta kebersamaan yang kokoh selama ini telah menjadi bahan bakar utama dalam menyukseskan setiap misi pertahanan udara dan teritorial di wilayah Kalimantan Barat.
Pengalaman bertugas dan bersinergi di tanah Borneo ini diakuinya akan menjadi kenangan serta pelajaran berharga yang akan terus dibawa dalam rekam jejak karier militernya.
Sebagai penutup dari perjumpaan di Kubu Raya pada hari Senin tersebut, kedua pimpinan militer ini saling bertukar cenderamata khusus yang mewakili simbol penghormatan, ikatan tali silaturahmi, dan soliditas yang tak terputus.
Momen berharga itu kemudian diabadikan dalam sesi foto bersama yang memancarkan ketegasan sekaligus kehangatan prajurit TNI.
Meski perjumpaan fisik tersebut berakhir seiring berlalunya hari, jejak kerja sama dan persaudaraan yang telah terbangun di bumi Kubu Raya akan terus hidup sebagai warisan sinergitas yang menginspirasi pengawalan benteng kedaulatan bangsa. (R)










Komentar