oleh

Pemdes Cikarang Garut Rampungkan Pengaspalan Skala Prioritas di Jalur Protokol Cikarang–Pamalayan

Garut, discoverynews.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Cikarang, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, resmi menyelesaikan proyek pengaspalan jalan protokol yang menghubungkan Desa Cikarang dan Desa Pamalayan. Langkah taktis ini diambil guna menyiasati kerusakan jalan sepanjang 14 kilometer di tengah keterbatasan alokasi anggaran pendapatan dan belanja desa.

Melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes), disepakati pengalokasian Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026 sebesar Rp120.000.000 diprioritaskan untuk penanganan spot-by-spot.

Anggaran tersebut difokuskan pada 7 titik tanjakan kritis sepanjang koridor Kp. Cijolang hingga Cicariu. Lintas tanjakan tersebut selama ini dinilai rawan memicu kecelakaan lalu lintas.

Adapun 7 titik tanjakan rawan di rute Cijolang–Cicariu yang kini telah rampung diperbaiki meliputi: Tanjakan Pa Uri, Tanjakan H. Odah, Tanjakan Pa Bajel, Tanjakan Cipicung, Tanjakan Pa Dirman, Tanjakan Mesjid Cicariu, dan Tanjakan Pa Tarmud.

Kepala Desa Cikarang, Drs. Hikmat, mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan pengerjaan fisik di lapangan telah selesai 100 persen dan proyek tersebut kini sudah resmi diserahterimakan untuk kepentingan masyarakat.

“Urat nadi perekonomian warga bertumpu pada jalur protokol ini. Mengingat kapasitas fiskal Dana Desa tidak mencukupi untuk merehabilitasi total keseluruhan jalur sepanjang 14 kilometer, maka hasil mufakat Musdes memutuskan penguncian anggaran pada tujuh titik tanjakan kritis di lintas Cijolang sampai Cicariu. Per hari ini, pekerjaan telah rampung dan siap digunakan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Drs. Hikmat kepada discoverynews.id, Kamis (22/10/2026).

Berdasarkan data teknis papan informasi proyek, visualisasi pembenahan menyasar koridor Kp. Cijolang hingga Batas Jalan Kabupaten. Total volume pengerjaan mencapai panjang 400 meter, lebar 3 meter, dengan ketebalan aspal 0,05 meter.

Sektor mobilisasi dan pengangkutan material logistik dikelola secara swakelola oleh Tim Armada Desa Cikarang. Sementara untuk implementasi teknis pengamparan aspal, pihak pemdes bermitra dengan penyedia jasa konstruksi Fajar Grup.

Baca Juga  DLH Garut Dorong Anak Jadi Penggerak Lingkungan Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cikarang, Abdul Kholik, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas rampungnya proyek infrastruktur ini meskipun dihadapkan pada keterbatasan dana yang ada.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur proyek ini sudah beres dan selesai serah terima. Walaupun anggaran yang tersedia terbilang sedikit, berkat kerja sama yang baik kita bisa memuluskan tiap tanjakan yang tadinya rusak parah dari Cijolang sampai Cicariu. Sekarang warga bisa melintas dengan lebih aman dan nyaman,” kata Abdul Kholik dengan penuh syukur.

Di sisi lain, rampungnya proyek ini juga memantik harapan baru bagi jajaran kewilayahan. Kepala Dusun 1, Herman Koswara, secara terbuka menyampaikan aspirasinya agar sisa jalur protokol sepanjang 14 kilometer yang masih rusak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah tingkat kabupaten maupun instansi terkait.

“Akses jalan protokol ini sudah sekian lama mengalami kerusakan parah. Kami sangat berharap ada perhatian khusus dari pihak pemerintah terkait untuk sisa jalan yang belum terbenahi. Masyarakat di sini juga ingin merasakan infrastruktur jalan yang mulus dan layak secara menyeluruh, demi menunjang aktivitas perekonomian kami sehari-hari,” harap Herman Koswara mewakili aspirasi warga kedusunan.

Pascaserah terima proyek pengaspalan ini, aksesibilitas transportasi dari Kp. Cijolang menuju Cicariu hingga Batas Jalan Kabupaten dilaporkan kembali normal. Pembenahan infrastruktur jalan ini diharapkan Pemkab Garut untuk segera melanjutkan perbaikan secara menyeluruh mulai dari perbatasan dengan desa pamalayan sampai ke desa cimahi.

Penulis: Agus R’Cell
Editor: Tim Redaksi

Agus R'Cell
Author: Agus R'Cell