Sergai, Discoverynews.id – 17 April 2026 Ratusan masyarakat Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap kepala desa setempat, Bima, yang diduga terlibat kasus korupsi dana desa.
Aksi yang turut melibatkan mahasiswa tersebut diwarnai dengan orasi yang menuntut agar Bima segera diturunkan dari jabatannya. Massa menilai, dugaan penyalahgunaan dana desa sebesar Rp443 juta harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.
Dalam orasinya, salah satu perwakilan masyarakat, Nanang, secara tegas meminta kepala desa untuk mundur dari jabatannya.
“Kami meminta Kepala Desa Bima untuk segera mengundurkan diri dan bertanggung jawab atas dugaan korupsi yang terjadi,” ujarnya di hadapan massa aksi.
Selain itu, masyarakat juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penangkapan dan mengusut tuntas dugaan kasus tersebut agar tidak berlarut-larut.
Menanggapi tuntutan warga, Bima selaku Kepala Desa Kota Galuh menyampaikan bahwa dirinya saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.
“Kami sedang menjalani proses pemeriksaan,” singkatnya.
Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Masyarakat berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan dan adil, serta memberikan kepastian atas dugaan kasus yang terjadi di desa mereka.
RED












