KUPANG, 22 Mei 2026– Rombongan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang baru tiba di Kupang Kamis malam [21/5/2026] sempat dihentikan oleh puluhan mahasiswa di perjalanan menuju hotel. Aliansi mahasiswa memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan langsung persoalan infrastruktur dan krisis BBM di Amfoang.
Wapres tiba di Bandara El Tari pukul 19.45 Wita, didampingi Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Saat menuju hotel, rombongan dicegat Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang [PERMASKU] bersama sejumlah OKP lokal yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kemanusiaan.
Di tengah pengawalan ketat, Gibran sempat turun menemui massa aksi dan mendengarkan tuntutan mereka secara langsung.
Ketua Umum PERMASKU, Asten Bait, mengaku tak menyangka bisa bertemu Wapres dengan cara tersebut. Ia menyebut pertemuan singkat itu sebagai kesempatan langka bagi mahasiswa Kupang.
“Bagi saya ini hal yang sangat luar biasa. Mahasiswa Kabupaten Kupang bisa bertemu langsung dan didengar keluhannya. Kami bersyukur atas kesempatan ini,” kata Asten.
Dalam pertemuan itu, Asten menyampaikan sejumlah tuntutan: perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, kelangkaan BBM, rumah sakit yang belum beroperasi, hingga pengalihan status jalan agar mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.
“Poin tuntutan sudah kami sampaikan ke Wapres. Beliau berjanji akan memberikan atensi terkait persoalan-persoalan di Amfoang,” ujarnya.
Asten berharap pertemuan itu membawa perubahan nyata. Menurutnya, selama ini pemerintah hanya melihat sisi baik kondisi masyarakat tanpa merasakan kesulitan yang dialami warga kecil.
“Semoga ini membawa perubahan pembangunan di Amfoang. Jangan hanya melihat baiknya keadaan di masyarakat, tapi juga merasakan apa yang dirasakan masyarakat kecil,” tutupnya.
(Om Yekho/Red)










