LUWU TIMUR, discoverynews.id – Halaman Kantor Camat Wotu Kabupaten Luwu Timur, Sulsel dipadati warga yang mengantre untuk mendapatkan tabung gas Elpiji 3 kg bersubsidi pada Selasa (9/6/2026), di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Operasi pembagian ini digelar secara khusus guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan penyaluran gas melon tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.
Dalam pelaksanaan teknisnya, panitia menerapkan aturan ketat untuk menghindari adanya aksi borong oleh oknum tidak bertanggung jawab. Setiap Kepala Keluarga (KK) hanya diperbolehkan membeli maksimal satu tabung Elpiji 3 kg. Warga juga diwajibkan membawa dokumen Kartu Keluarga (KK) asli sebagai bukti otentik bahwa mereka benar-benar berdomisili di wilayah Kecamatan Wotu.
Pada penyaluran kali ini, gas Elpiji 3 kg tersebut ditebus warga dengan harga Rp20.000 per tabung. Harga yang sangat terjangkau ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya warga Desa Lampenai dan sekitarnya, demi memangkas pengeluaran dapur yang belakangan ini cukup mencekik.
Guna mengantisipasi kericuhan akibat membludaknya massa, sejumlah aparat gabungan dan unsur pemerintah setempat turun langsung untuk mengawal ketat jalannya pembagian. Di lokasi, tampak jajaran pejabat serta staf Kantor Camat Wotu berkoordinasi dengan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) demi menjaga keamanan di sekitar area halaman.
Selain aparat penegak perda, Mardia selaku Kepala Dusun Kasa, Desa Lampenai, juga hadir langsung di tengah kerumunan warga. Beliau terlihat sangat aktif berdiri guna menertibkan antrean dan mengatur alur masuk warga agar proses verifikasi data berjalan lancar.
Saat ditemui di sela-seles kesibukannya, Kepala Dusun Kasa, Mardia menyampaikan apresiasinya atas keteraturan warga sekaligus mengingatkan pentingnya ketertiban dalam kegiatan ini.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya pembagian gas murah ini karena sangat membantu meringankan beban pengeluaran ibu-ibu di desa. Kami juga meminta warga untuk tetap sabar dan tertib mengantre sesuai urutan, serta memastikan membawa KK asli dari rumah agar proses validasi oleh petugas kecamatan bisa berjalan cepat dan semua kebagian secara merata,” ujar Mardia di lokasi kegiatan.
Berkat pengawalan ketat dari petugas gabungan, sinergi perangkat dusun, serta kesadaran masyarakat yang tinggi untuk mengantre dengan teratur, seluruh rangkaian penyaluran gas Elpiji 3 kg di halaman Kantor Camat Wotu tersebut dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.







Komentar