Garut discoverynews.id 17 Desember 2024 — Upaya pemberdayaan masyarakat terus dilakukan Kepala Desa Tegallega, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Epa Abdul Aziz, sepanjang tahun 2024. Berbagai program berbasis potensi lokal berhasil dikembangkan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi warga.

Salah satu capaian yang menonjol adalah keberhasilan pendampingan usaha hasil hutan berupa olahan pisang sale. Melalui pembinaan yang intensif, kualitas produk pisang sale masyarakat meningkat signifikan. Berkat pendampingan PKSM EPA Abdul Ajid, olahan pisang sale asal Desa Tegallega bahkan berhasil menembus pasar Hongkong, membuka peluang ekspor bagi produk lokal desa.
Selain itu, inovasi juga dilakukan di sektor pertanian melalui pengembangan pupuk bokashi berbahan arang sekam. Pupuk organik ini menjadi solusi ramah lingkungan yang membantu meningkatkan kesuburan tanah serta hasil pertanian warga.
Di sektor ekonomi kreatif, masyarakat turut mengembangkan olahan gula semut sebagai produk unggulan desa. Dengan kualitas yang terus ditingkatkan, produk ini memiliki nilai jual tinggi dan mulai diminati pasar.
Sementara itu, potensi hasil hutan rakyat juga dimaksimalkan melalui industri mebel. Warga memanfaatkan kayu lokal untuk menghasilkan berbagai produk furnitur bernilai ekonomi, sekaligus membuka lapangan kerja baru di lingkungan desa.

Epa Abdul Aziz menyampaikan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. “Kami terus berupaya agar potensi desa bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, Desa Tegallega pada tahun 2024 menunjukkan perkembangan sebagai desa yang produktif dan inovatif dalam mengelola potensi lokal.
Red












