oleh

Polsek Pasrujambe Sosialisasikan Kenakalan Remaja di MTS Wali Songo Suco

Discoverynews.id, Lumajang – Upaya pencegahan kenakalan remaja terus dilakukan jajaran Polsek Pasrujambe. Kali ini, anggota Polsek Pasrujambe, Aipda B. Suprianto, memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada para siswa di MTS Wali Songo Suco, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan penyuluhan (Binluh) yang bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar tentang dampak negatif kenakalan remaja, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, balap liar, hingga pelanggaran hukum lainnya.

Dalam penyampaiannya, Aipda B. Suprianto mengajak para siswa untuk lebih fokus dalam menuntut ilmu, menghormati guru dan orang tua, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak terjerumus pada perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang disiplin, berakhlak baik, serta mampu menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan,” ujar Aipda B. Suprianto saat memberikan materi di hadapan para siswa.

Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara siswa, guru, dan orang tua sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk perilaku menyimpang di kalangan remaja.

Sementara itu, Kapolsek Pasrujambe AKP Purwaningsih mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada para pelajar. Kami juga ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah-tengah siswa sebagai sahabat dan mitra dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap AKP Purwaningsih.

Menurutnya, pembinaan kepada pelajar sangat penting dilakukan mengingat remaja merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan diarahkan agar tidak terpengaruh oleh pergaulan negatif maupun tindakan yang melanggar hukum.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari para siswa serta pihak sekolah. Diharapkan, melalui sosialisasi tersebut para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga perilaku positif dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja demi meraih masa depan yang lebih baik.

(Saiful)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *