Jember 8 Juni 2026 DiscoveryNews.id Kelurahan Sumbersari bergerak cepat mengantisipasi potensi kerawanan sosial dan kebencanaan di wilayah urban padat penduduk . Langkah konkret diambil dari lingkungan Gunuk Kerang , Kecamatan Sunbersari Minggu(7/6/2026) .
Yang kini resmi dibidik menjadi pilot project penerapan Instrumen pemetaan kawasan rawan bencana sosial . Langkah preventif ini sengaja diambil mengingat karateristik wilayah Sumbersari yang sangat dinamis . Sebagai kawasan yang mengitari sabuk kampus dan pusat ekonomi , percampuran kultur antara warga lokal dan kaum pendatang memicu pertumbuhan penduduk yang masif sekaligus membawa tantangan sosial yang tidak ringan .
Guna memastikan mitigasi berjalan optimal , pihak kelurahan menggandeng jajaran mitra kerja kelurahan beserta element relawan masyarakat . Mereka diterjunkan langsung kelapangan untuk menyisir dan mendata indikator kerentanan mulai dari potensi gesekan pemuda , kerawanan ekonomi , hingga mitigasi penyimpanan sosial dan kebencanaan dilingkungan padat kos-kosan .
Petugas mitra kerja Kelurahan Sumbersari , Dolar Pribadi , menyatakan bahwa bahwa Instrumen pemetaan ini akan mempermudah para petugas dilapangan dalam memetakan problem spesifik di tiap RT/RW . Menurutnya , tantangan terbesar dikawasan padat adalah mengurangi potensi konflik laten yang sering tidak terlihat dipermukaan . “Kami menyisir langsung ke kantong-kantong pemukiman untuk melihat indikator kerentanan sosial yang ada . Dengan instrumen ini , pemetaan menjadi lebih terukur , sehingga kami bisa menyajikan data yang riil mengenai kondisi ekonomi warga atau potensi gesekan di lapangan,” ujar Dolar di sela-sela sosialisasi .
Lurah Sumbersari Bharata Pragusta mengungkapkan , akurasi data dari bawah memang menjadi kunci utama agar program Intervensi pemerintah ke depan tidak salah sasaran . Gumuk Kerang dipilih sebagai langkah awal karena memiliki kompleksitas mobilitas penduduk yang tinggi . “Kami ingin menciptakan sistem deteksi dini yang kuat di masyarakat . Lewat sinergi dengan para mitra kerja di lingkungan Gumuk Kerang ini , instrumen pemetaan yang ada bakal membantu kami membaca peta kerawanan secara riil .
Jadi , kalau ada percikan masalah sosial atau ekonomi penanganannya bisa langsung dieksekusi sebelum membesar ,” tegas Bhatara . Selain mengandalkan fisik , fungsi koordinasi antar tokoh masyarakat juga dioptimalkan sebagai benteng informasi warga . Di era digital , hoaks dan disinformasi seringkali menjadi sumbu pendek pemicu konflik horizontal . Oleh karena itu , edukasi literisasi digital dan penyaringan informasi juga disispkan disepanjang proses sosialisasi pemetaan ini .
Melalui skema gotong royong ini , hasil pemetaan dari lingkungan Gunuk Kerang nantinya akan direplisasi ke lingkungan lain di seantero Sumbersari . Targetnya seluruh wilayah kelurahan memiliki cetak biru (Blue Print) mitigasi sosial yang kokoh menjaga kondusivitas wulayah kota .
(Dang)











Komentar