Gambar Ilustrasi
LUWU TIMUR, Discoverynews.id – Pemda Luwu Timur diduga sebar berita bohong terkait rekening guru mengaji di Desa Tarengge Timur Kecamatan Wotu sebelumnya dikatakan tidak aktif.
Faktanya, rekening yang selama ini sebagai tempat penyaluran insentif guru ngaji Katenni masih aktif, bahkan hampir setiap bulan pemilik rekening mengecek namun dana insentif tak kunjung cair.
Sebelumnya, pemerintah Luwu Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merelase berita menyanggah sorotan media terkait dua guru ngaji yang tidak terima insentif sejak tahun lalu.
Pemda Luwu Timur dalam release berita menegaskan jika kendala pencairan insentif guru ngaji tersebut dikarenakan rekening yang sudah tidak aktif, itu berdasarkan keterangan bagian Kesra.
Tidak hanya bentuk release berita yang disebar oleh Pemda Luwu Timur, Hak Jawab pun telah dilayangkan ke awak media pagi ini.
Pernyataan itu dibantah oleh anak Katenni, dia menegaskan bahwa rekening Bank Sulselbar tempat penyaluran dana insentif milik Bapaknya yang selama ini digunakan ternyata masih aktif.
” Sekarang saya baru pulang dari Bank, dan memang rekening bapak masih aktif, selama ini hampir tiap bulan kami cek tapi tidak ada dana masuk, terakhir saya cek awal bulan Juni ini masih aktif, kenapa di bilang tidak aktif,” Tegas Anhy anak Katenni, kepada awak media pagi ini, Kamis 18 Juni 2026.
Lebih jauh Anhy menjelaskan bahwa, bapaknya tidak terima dana intensif lagi sebagai guru ngaji dari pemerintah sejak bulan September tahun 2025 hingga saat ini, bulan Juni 2026.
Entah apa alasan pemerintah, Dia tidak tahu, sehingga bapaknya tidak terima lagi insentif, sementara rekening yang sekarang masih aktif, sempat digunakan penyaluran insentif pada bulan Agustus 2025 sebesar Rp. 300.000.
” Bapak terkahir menerima itu bulan Agustus 2025, mulai September sampai sekarang sudah tidak lagi setelah pertemuan di kantor Camat, saya tidak tahu apa alasannya padahal ini rekening yang sekarang masih aktif masih rekening yang dulu tempat pencairan, cuma ada kabar dulu kalau nama bapak saya sudah tidak ada lagi sebagai penerima,” ungkap Anhy.
Anhy juga membeberkan bahwa soal Kepala Dusun yang datang ke rumahnya setelah berita viral, hanya menyampaikan agar rekening yang digunakan segera dicek ulang ke Bank.
” Ada pak dusun datang di rumah, disuruh cek ulang rekening katanya, saya bilang, awal bulan sempat saya cek masih aktif tapi tidak ada dana masuk, tapi saya bilang biar mi besok saya pastikan ulang di bank, dan faktanya memang masih aktif,” Ungkapnya.
Soal rekening baru yang disebut-sebut, Anhy menampik, menurutnya rekening yang masih aktif sekarang bukan rekening baru, pasalnya, rekening tersebut sempat dilakukan pencairan sekali, rekening yang dimaksud diurus bersamaan dengan petugas keagamaan lainnya tahun 2025 lalu.












Komentar