Caracas discoverynews.id– Venezuela diguncang dua gempa bumi besar yang terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat. Fenomena yang dikenal sebagai gempa kembar (seismic doublet) ini menyebabkan kerusakan luas, ratusan korban jiwa, serta ribuan orang terluka.
Berdasarkan data USGS, gempa pertama berkekuatan Magnitudo 7,2 terjadi di dekat San Felipe, sekitar 160 kilometer di barat Caracas. Hanya 39 detik kemudian, wilayah yang berdekatan kembali diguncang gempa kedua yang lebih kuat, yaitu Magnitudo 7,5, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Kedua gempa yang dangkal tersebut menghasilkan guncangan sangat kuat di permukaan sehingga memperparah tingkat kerusakan.
Hingga Jumat (26/6/2026), otoritas Venezuela melaporkan sedikitnya 235 orang meninggal dunia dan sekitar 4.300 orang mengalami luka-luka. Jumlah korban diperkirakan masih dapat bertambah karena proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di berbagai lokasi yang terdampak. Pemerintah juga menetapkan status darurat setelah puluhan gempa susulan terus mengguncang wilayah tersebut.
Para ahli menjelaskan, gempa kembar merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi. Berbeda dengan pola umum yang terdiri atas satu gempa utama diikuti gempa susulan yang lebih kecil, pada gempa kembar terdapat dua gempa besar dengan kekuatan hampir sama yang terjadi dalam waktu sangat berdekatan dan di lokasi yang berdekatan pula. Diduga, gempa pertama memicu pelepasan tegangan pada sesar di sekitarnya sehingga memunculkan gempa kedua yang lebih kuat.
Fenomena seperti ini bukan pertama kali terjadi di dunia. Sebelumnya, gempa kembar juga pernah terjadi di perbatasan Turki dan Suriah pada Februari 2023. Indonesia pun memiliki pengalaman serupa, salah satunya saat gempa Aceh pada April 2012, ketika dua gempa besar berkekuatan M8,6 dan M8,2 terjadi dalam selang waktu sekitar dua jam. Peristiwa tersebut menjadi salah satu contoh gempa kembar yang dipelajari para ahli karena terjadi akibat aktivitas sesar di dalam lempeng samudra, bukan pada zona megathrust.
Menurut para seismolog, besarnya dampak di Venezuela dipengaruhi oleh kombinasi kekuatan gempa yang sangat besar, kedalaman yang dangkal, serta kerentanan sejumlah bangunan terhadap guncangan kuat. Kondisi tersebut membuat energi gempa langsung dirasakan di permukaan dan menyebabkan banyak bangunan runtuh, terutama di kawasan Caracas dan wilayah pesisir utara negara itu.













Komentar