Garut, DiscoveryNews.id – Sabtu, 27 Juni 2026 – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Nadira Garut menggelar kegiatan Evaluasi Akhir dan Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 bidang Tata Rias Pengantin Gaun Panjang Berkerudung (Tradisional) yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kegiatan berlangsung di Aula LKP Nadira, Komplek Bale Kembang Blok C-12, Jalan Dayeuhhandap, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Sebanyak 17 peserta penerima Program PKW mengikuti kegiatan evaluasi sebagai tahap akhir setelah menuntaskan proses pembelajaran selama 150 jam pelajaran. Selama mengikuti program, para peserta dibekali materi teori, praktik tata rias pengantin, hingga pengetahuan dasar kewirausahaan sebagai bekal untuk membangun usaha secara mandiri.
Dalam evaluasi akhir, seluruh peserta menjalani tes tertulis dan ujian praktik merias pengantin menggunakan model yang telah disiapkan oleh pihak LKP Nadira. Seluruh fasilitas praktik, mulai dari perlengkapan make up, kosmetik, hingga peralatan tata rias, disediakan secara lengkap untuk mendukung proses penilaian kompetensi peserta.
Sebagai bentuk nyata dari output Program PKW Tahun 2026, setiap peserta juga menerima satu paket peralatan tata rias pengantin lengkap yang dapat langsung digunakan sebagai modal awal menjalankan usaha setelah menyelesaikan pelatihan.
Manajemen LKP Nadira menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada kelulusan peserta, tetapi juga menitikberatkan pada lahirnya wirausaha baru yang mandiri dan berdaya saing. Oleh karena itu, para lulusan akan terus mendapatkan pendampingan dan pemantauan perkembangan usahanya agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), LKP Nadira berharap para lulusan mampu menciptakan peluang kerja, meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, serta turut berkontribusi dalam pengembangan sektor usaha jasa tata rias pengantin di Kabupaten Garut.
Program PKW menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pendidikan nonformal yang berorientasi pada kompetensi dan kewirausahaan. Dengan bekal keterampilan, sertifikat pelatihan, serta bantuan peralatan usaha, para lulusan diharapkan mampu membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja baru di tengah masyarakat.
Red







Komentar