Aceh Tengah – Patroli gabungan TNI-Polri dan Satpol PP yang menyisir dugaan lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Sungai Jambo Aye, Kecamatan Linge, memunculkan perhatian baru terhadap pihak-pihak yang diduga berada di balik aktivitas tambang emas ilegal di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang berkembang dan dihimpun awak media dari sejumlah sumber yang mengaku mengetahui aktivitas pertambangan di kawasan Linge, muncul nama Helmy yang disebut-sebut diduga berperan sebagai koordinator dalam aktivitas tambang emas ilegal di wilayah tersebut.
Meski demikian, informasi tersebut masih berupa keterangan dari sejumlah sumber dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan adanya pihak tertentu sebagai tersangka maupun menyatakan keterlibatan Helmy dalam aktivitas PETI.
Sejumlah sumber berharap aparat penegak hukum tidak hanya melakukan penertiban di lapangan, tetapi juga menelusuri dugaan jaringan maupun aktor yang diduga mengendalikan aktivitas pertambangan ilegal apabila memang terdapat bukti yang cukup.
“Kalau memang ada koordinator atau pihak yang mengatur aktivitas itu, tentu harus diusut sampai tuntas, bukan hanya lokasi tambangnya yang dibersihkan,” ujar salah seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Patroli gabungan yang dilaksanakan pada Senin (13/7/2026) sebelumnya tidak menemukan adanya aktivitas penambangan maupun alat berat yang sedang beroperasi.
Tim hanya menemukan bekas lokasi yang diduga pernah digunakan untuk aktivitas di kawasan tersebut, berupa kerangka gubuk dan selang penyedot air yang kemudian dimusnahkan.
Masyarakat berharap penanganan PETI tidak berhenti pada patroli sesaat, melainkan diikuti dengan penyelidikan yang menyeluruh terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi penggerak maupun pemberi modal, sehingga penegakan hukum dapat memberikan efek jera dan mencegah aktivitas pertambangan ilegal kembali berulang.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya menghubungi Helmy untuk memperoleh konfirmasi dan hak jawab terkait informasi yang berkembang tersebut. Apabila yang bersangkutan memberikan tanggapan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai Kode Etik Jurnalistik.**













Komentar