JAKARTA, DiscoveryNews.id – Penulis sekaligus pegiat literasi, Jihad Abd Mujahid, secara resmi meluncurkan karya terbarunya berjudul The War of Journalists. Buku ini hadir sebagai panduan komprehensif mengenai strategi perang narasi yang relevan di tengah gempuran arus informasi dan propaganda saat ini.
Dalam karyanya, Jihad tidak sekadar membahas taktik komunikasi modern. Ia melakukan sinkretisme pemikiran dengan menggali kembali esensi dari berbagai kitab strategi perang legendaris dari masa lampau. Penulis merangkum kebijaksanaan strategi militer klasik dari peradaban Eropa, tradisi keilmuan Arab, hingga filosofi perang dari Tiongkok, lalu mengadaptasinya ke dalam konteks dunia jurnalistik dan media saat ini.
“Buku ini adalah upaya untuk memberikan pemahaman bagi para pelaku media dan masyarakat umum mengenai bagaimana narasi dibangun, dikelola, dan dijadikan alat dalam sebuah medan pertempuran informasi,” ujar Jihad dalam keterangannya.
The War of Journalists dirancang khusus sebagai buku panduan bagi siapa saja yang ingin memahami pola-pola propaganda dan hoaks, serta bagaimana cara memenangkan pertarungan narasi dengan etika dan strategi yang terukur. Melalui pendekatan lintas sejarah, Jihad berharap para pembaca dapat memiliki literasi yang lebih tajam dalam menyaring setiap informasi yang beredar.
Saat ini, The War of Journalists telah menjadi referensi penting bagi para jurnalis maupun peminat studi media yang ingin mendalami teknik “perang” tanpa senjata, namun tetap memiliki dampak yang kuat di ruang publik.
Sumber Berita : Redaksi DiscoveryNews.id












Komentar