Kabupaten Cirebon discoverynews.id – Proyek Program Jargas (Jaringan Gas) alam gratis untuk Masyarakat sudah mulai memasuki wilayah Kecamatan Gempol, bertempat di aula balai Desa Kedungbunder Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon PGN melakukan sosialisasi sekaligus pendataan bagi warga calon pengguna Jargas alam gratis.
Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui Ghifari selaku sales humas dilokasi acara dalam sesi wawancara mengatakan bahwa kegiatan di aula Kantor Balai Desa Kedungbunder merupakan kegiatan sosialisasi sekaligus pendataan calon pengguna Jargas alam gratis untuk Masyarakat akan berlangsung selama empat belas hari kerja.Senin 20/06/2026.
“Ya pada hari ini kami mewakili Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan sosialisasi sekaligus pendataan warga bagi calon pengguna Jargas alam gratis untuk Masyarakat di Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon yang rencananya akan berlangsung selama empat belas hari masa kerja”. Ujar Ghifari.
Kegiatan ini akan berlangsung kurang lebih empat belas hari dan tanpa batas kuota khusus di Desa Kedungbunder Kecamatan Gempol.
“Untuk pendaftaran sendiri tanpa batas kuota dan akan berlangsung kurang lebih selama empat belas hari kedepan di Desa Kedungbunder ini”. ujarnya kembali
Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dengan memberikan instalasi pipa gratis dan kompor gas tanpa biaya. Warga tidak perlu repot membeli tabung dan tarif gasnya jauh lebih murah dibandingkan elpiji.
“Program ini memang ditujukan untuk Masyarakat berpenghasilan rendah dan juga bagi para pelaku UMKM, karena dari program ini kami akan memberikan instalasi pipa gratis dan kompor gas tanpa biaya. Warga tidak perlu repot membeli tabung dan tarif gasnya jauh lebih murah dibandingkan elpiji.”ungkapnya
Terkait keresahan warga akan keamanan program jirgas ini Ghifari menerangkan semuanya sudah melalui proses uji kelayakan dan keamanan serta sertifikasi kelayakan dengan menggunakan regulasi yang sangat ketat.
“Untuk terkait keamanan program jirgas ini tentunya sudah melalui tahap-tahap uji kelayakan dan juga melalui regulasi teknis ketat dan sertifikasi kelaikan. Pemerintah memastikan instalasi pipa gas ke rumah tangga memiliki sistem pencegahan kebocoran yang optimal, katup pengaman otomatis, serta pasokan gas bertekanan rendah untuk meminimalkan risiko kecelakaan secara maksimal”. Pungkasnya.
Sementara itu masih di tempat yang sama Ardiman selaku Kepala Desa Kedungbunder dalam sesi wawancara menyambut baik adanya program jirgas ini, menurutnya program ini sangat pas bagi masyarakat yang kurang mampu.
“Ya menurut pendapat saya selaku Kepala Desa Kedungbunder menyambut baik program jirgas ini, menurut saya program ini sangat pas bagi masyarakat yang kurang mampu”, ujar Ardiman.
Ardiman berpesan bahwa program ini harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Kedungbunder yang berpenghasilan rendah atau masyarakat kurang mampu pada umunya, wajib untuk ikut mendapatkan program ini karena kedepannya pasti akan berdampak bagi masyarakat yang kurang mampu dan kedepannya mungkin tabung Gas 3 Kg akan hilang dan digantikan oleh Jirgas alam ini.
“Saya harap seluruh masyarakat berpenghasilan rendah atau masyarakat kurang mampu pada umunya wajib untuk ikut dalam program jirgas ini, yang dikhawatirkan jika tidak ikut program ini akan berbayar sangat tinggi kedepannya, dan ada kemungkinan kedepannya tabung gas elpiji 3 Kg akan hilang atau subsidinya akan di cabut jadi jika tidak ikut mendaftar sekarang pasti akan rugi”. Pungkasnya.
Sendi







Komentar