KUPANG, DiscoveryNewsId – Sejarah baru ditorehkan Himpunan Mahasiswa Amarasi (HIMARASI). Untuk pertama kalinya, tongkat estafet kepemimpinan organisasi HIMARASI resmi dipegang seorang perempuan.
Rini Teuf, mahasiswi asal Amarasi Barat, dilantik sebagai Ketua Umum Badan Pengurus HIMARASI Periode 2026-2027 dalam seremonial pelantikan yang digelar di Aula Sulamanda, Jumat (7/8/2026).
Pelantikan ini menjadi simbol perubahan. Dari yang selama ini didominasi laki-laki, kini estafet kepemimpinan HIMARASI jatuh ke tangan “Srikandi Amarasi”.
Apresiasi untuk Masa Bakti sebelumnya & Tantangan untuk Masa Depan
Ketua Demisioner, Bung Faldy , dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus periode sebelumnya yang telah berjuang melewati dinamika panjang.
“Terima kasih untuk kebersamaan dan kerja keras kita selama ini. Kini tantangan ada di pundak adik-adik pengurus baru. Jaga solidaritas dan kolaborasi agar HIMARASI tetap eksis dan berdampak,” ujar Faldy.
Perempuan Bukan Hanya di Dapur
Ketua Terpilih, Rini Teuf, mengaku bersyukur dan siap mengemban amanah. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya tidak akan berjalan sendiri.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan ini. Walaupun saya perempuan, saya diberi ruang untuk memimpin. Kedepan saya butuh dukungan penuh dari pembina, tim pendiri, BP terpilih dan seluruh anggota. Dengan kerjasama yang baik, HIMARASI harus bisa berdampak nyata untuk Amarasi,” tegas Rini.
Pernyataan senada disampaikan Risal, perwakilan Tim Pendiri HIMARASI. Ia menyebut kehadiran ketua perempuan sebagai angin segar.
“Pelaut yang handal tidak terlahir dari laut yang tenang. Kader militan juga ditempa dari dinamika. Hari ini kita buktikan, perempuan tidak hanya di dapur. Perempuan juga bisa memimpin. Semoga ini jadi spirit bagi perempuan-perempuan muda di Kabupaten Kupang, khususnya Amarasi,” kata Risal.
Dorongan dari Orang Tua: Lahirkan Pemimpin Perubahan
Mewakili orang tua, Dr. Eleaser Teuf mengapresiasi semangat anak muda Amarasi yang mau berorganisasi.
“Berorganisasi itu sekolahnya pemimpin. Buktinya ada. Mahasiswa Amfoang bersama ketua PERMASKKU, Asten Bait kemarin bisa menghadang Wakil Presiden dan memperjuangkan jembatan Amfoang yang putus hingga direspon serius oleh negara. Saya harap HIMARASI di bawah kepemimpinan Rini juga bisa melahirkan karya dan perubahan nyata seperti itu untuk Amarasi,” ujarnya.
Dengan nahkoda baru, HIMARASI 2026-2027 diharapkan menjadi motor penggerak pemuda Amarasi dalam isu pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan pemberdayaan perempuan.
***Red









Komentar