POLMAN, Discoverynews.id — Final Turnamen Sepak Bola Mini tingkat Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Orion, Desa Karama, Senin (10/8/2026). Ajang olahraga pelajar tersebut menjadi momentum untuk menggali bakat sekaligus menanamkan nilai sportivitas sejak dini.
Turnamen yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Tinambung bersama panitia pelaksana di bawah kepemimpinan Muh. Yusuf itu mempertemukan tim dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Suasana pertandingan semakin semarak dengan kehadiran sekitar 300 siswa dan siswi yang memberikan dukungan kepada tim sekolah masing-masing. Selain para pemain, kegiatan tersebut turut dihadiri koordinator panitia, guru pendamping, serta pihak terkait lainnya.
Pada kategori SD, sebanyak 25 tim ambil bagian dalam kompetisi. Setelah melalui rangkaian pertandingan, SD Sadangan Desa Tangnga-Tangnga berhasil keluar sebagai Juara I, disusul SD 12 Karama sebagai Juara II, SD Negeri 018 Lombok sebagai Juara III, dan MIS Tinambung sebagai Juara IV.
Sementara pada kategori SMP, turnamen diikuti enam tim. MTsN 01 Polewali Mandar sukses meraih Juara I, kemudian SMP Negeri 01 Tinambung sebagai Juara II, Pondok Pesantren Darul Mahfus sebagai Juara III, dan SMP Negeri 06 Tinambung sebagai Juara IV.
Selain menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, turnamen tersebut juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar tentang kerja sama tim, disiplin, sportivitas, serta menghargai lawan.
Untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan tertib, Bhabinkamtibmas Desa Karama, Bripka Muh. N. Asry, bersama personel Polsek Tinambung turut melaksanakan pengamanan di lokasi kegiatan.
Bripka Muh. N. Asry mengatakan, kehadiran personel kepolisian merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman kepada peserta, pendamping, dan penonton.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat, menjunjung tinggi sportivitas, dan mempererat silaturahmi antarsiswa maupun antarsekolah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh peserta maupun penonton agar menjaga suasana tetap kondusif selama pertandingan berlangsung.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta dan penonton agar tetap menjaga sportivitas, tidak mudah terpancing emosi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
Turnamen Sepak Bola Mini tingkat Kecamatan Tinambung diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi semata. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda, khususnya dalam mengembangkan potensi olahraga sekaligus membentuk karakter pelajar yang disiplin, sportif dan mampu bekerja sama.
Dengan semangat kompetisi yang sehat, kegiatan olahraga antarsekolah di Kecamatan Tinambung juga diharapkan semakin mempererat kebersamaan antara pelajar, guru, sekolah dan masyarakat.














Komentar