SAWAHLUNTO, Discovery news.id, Silungkang , Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang menggelar acara syukuran satu tahun keberadaan Ambulance Nagori Silungkang atau yang akrab disebut AVI (Ambulance Volunteer Indonesia), Sabtu (15/8/2026). Kegiatan berlangsung di Pasar Nagori Silungkang dan diikuti pengurus, pemuda, masyarakat serta sejumlah tokoh setempat.
Syukuran tersebut diprakarsai Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang dengan dukungan Pemuda Payung Balai (PPB) Nagori Silungkang dan masyarakat. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) yang dikomandani Rasyid juga turut hadir.
Sejumlah tokoh pemerintahan dan masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Desa Silungkang Oso Ferdinal, Kepala Desa Silungkang Tigo Neli Effita, Kepala Desa Silungkang Duo Wandi Idrus, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Silungkang, beberapa ninik mamak dan pemuka masyarakat, serta perwakilan perantau yang tergabung dalam Persatuan Keluarga Silungkang Kota Padang.
Berawal dari Pembicaraan Pengurus Masjid
Dalam kesempatan tersebut disampaikan kembali sejarah lahirnya Ambulance Nagori Silungkang. Gagasan awal bermula dari pembicaraan pengurus Masjid Stopi Aia yang kemudian diteruskan kepada para perantau Silungkang.
Berkat dukungan dan kepedulian berbagai pihak, gagasan tersebut akhirnya terwujud dengan hadirnya Ambulance Nagori Silungkang. Ambulance kemudian diserahkan kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Silungkang hingga selanjutnya dibentuk Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang.
Badan pengelola tersebut saat ini diketuai Devandri yang akrab dipanggil Aan Bano Kayo, dengan Zuber sebagai sekretaris dan Ucok Simbro sebagai bendahara.
Keberadaan ambulance tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sangat membantu, khususnya ketika warga membutuhkan layanan transportasi darurat maupun pelayanan sosial lainnya.
Laporan Perjalanan dan Kondisi Kas
Dalam pertemuan syukuran satu tahun tersebut, Ketua Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang, Aan Bano Kayo, menyampaikan informasi mengenai perjalanan pelayanan ambulance selama satu tahun sekaligus kondisi sisa kas pengelolaan ambulance.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bajamba, yakni makan bersama menggunakan alas daun pisang. Suasana tersebut semakin mempererat rasa kebersamaan antara pengurus, masyarakat, pemuda, tokoh adat dan para perantau.
Kepala Desa Silungkang Tigo, Neli Effita, dalam sambutannya yang mewakili pemerintah desa menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang. Menurutnya, keberadaan ambulance merupakan bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam membantu sesama.
PKS Padang Berkomitmen Tambah Satu Ambulance
Sementara itu, perwakilan perantau sekaligus PKS Padang yang akrab disapa Mak Son menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan Ambulance Nagori Silungkang.
Ia mengaku keberadaan satu unit ambulance masih dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, pihaknya menyatakan akan berupaya membantu menghadirkan satu unit ambulance tambahan bagi masyarakat Silungkang.
“Merasa kurang puas dengan satu ambulance, insyaallah kita akan berusaha untuk memberikan satu unit lagi. Semoga ke depannya masyarakat Silungkang semakin kompak,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, PKS Padang juga memberikan bantuan untuk biaya operasional Ambulance Nagori Silungkang. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang, Aan Bano Kayo.
Kegiatan syukuran satu tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Silungkang. Masyarakat juga diharapkan bersama-sama menjaga dan merawat ambulance tersebut agar terus dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
“Rawatlah ambulance kita ini, karena keberadaannya merupakan hasil dari kebersamaan dan kepedulian masyarakat Silungkang.”
Penulis: Suherman















Komentar