Kupang, DiscoveryNewsId — Salah satu Mahasiswa aktif Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Even Sio, mendesak pimpinan kampus untuk turun tangan dan menunjukkan kepedulian nyata bagi mahasiswa asal Flores yang terdampak gempa.
Menurut Even, bencana di Flores bukan hanya duka masyarakat di sana. Duka itu juga dirasakan mahasiswa IAKN yang kini harus kuliah jauh dari rumah dengan kondisi keluarga yang tidak menentu.
Even menilai IAKN sebagai institusi berbasis iman dan kemanusiaan wajib hadir di tengah situasi sulit ini.
“Sebagai bentuk kepedulian, sekiranya kampus berperan aktif memberi dukungan bagi mahasiswanya yang berasal dari Flores,” kata Even, Senin, 24/8/2026.
Ia menyoroti banyak keluarga mahasiswa yang kini berada di pengungsian. Otomatis, kiriman biaya hidup dan kuliah ke Kupang pun terhenti.
“Banyak keluarga yang terdampak dan yang pasti anak-anak yang di Kupang tidak memperoleh kiriman. Pihak kampus harus peduli soal ini,” tegasnya.
Even menyampaikan tuntutan konkret kepada pimpinan IAKN Kupang:
1. Mendata Mahasiswa Terdampak.Segera melakukan pendataan seluruh mahasiswa IAKN yang keluarganya terkena dampak bencana di Flores.
2. Meringankan Beban Ekonomi. Memberikan keringanan biaya registrasi semester ganjil atau bantuan biaya makan minum untuk mahasiswa terdampak.
3. Penguatan Iman dan Mental. Mengirim tim untuk memberikan pelayanan pastoral kepada orang tua mahasiswa yang ada di Flores.
Even berharap desakan ini segera diatensi oleh pimpinan kampus.
“Semoga pihak kampus bisa merespon baik hal ini,” harapnya.
Ia menutup dengan pesan yang menyentuh:
“Duka di Flores adalah duka bagi IAKN juga. Kita wajib peduli dan berempati”.
***Red













Komentar