oleh

Tim Pengabdian Universitas Jember Dampingi Orang Tua dan Guru di Banyuwangi dalam Memperkuat Literasi Gizi Berbasis Sains

Glenmore, Discoverynews.id — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jember mendampingi orang tua dan guru SDN 4 Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, dalam program penguatan literasi gizi berbasis sains pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang gizi anak serta membangun kebiasaan makan sehat sejak usia sekolah dasar.

Program bertajuk “Penguatan Literasi Gizi Berbasis Sains melalui Pendampingan Guru dan Orang Tua dalam Edukasi Kesehatan Siswa Sekolah Dasar” diketuai oleh Nurhasanah, dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Jember. Tim pengabdian juga terdiri atas Rizki Putri Wardani, M.Pd. dari bidang pendidikan dasar dan Ellanda Rima Ervyanna, S.ST., M.Gz. dari bidang gizi. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Febi Qurratu Aini, Nadea Fariha, dan Ony Ratih Maharani.
Kolaborasi lintas bidang pendidikan dan gizi tersebut memungkinkan materi disampaikan secara ilmiah sekaligus mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.

Orang Tua dan Guru Menjadi Sasaran Utama
Berbeda dengan edukasi gizi yang umumnya langsung menyasar anak, program ini berfokus pada dua pihak yang paling dekat dengan keseharian anak, yakni orang tua dan guru.
Pada sesi pertama, orang tua memperoleh materi mengenai pentingnya sarapan, pemilihan bekal sehat, pembatasan konsumsi gula berlebih, serta pembiasaan pola makan seimbang di rumah. Sebagai tindak lanjut, peserta menerima buku saku edukasi gizi agar materi dapat dipraktikkan setelah kegiatan selesai.

Sesi kedua ditujukan kepada guru dengan fokus pendampingan integrasi literasi gizi ke dalam pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) di sekolah dasar. Untuk mendukung implementasi di kelas, para guru juga menerima modul integrasi literasi gizi dalam pembelajaran IPAS SD.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Sejumlah orang tua aktif berbagi pengalaman mendampingi anak makan di rumah, mulai dari membiasakan anak mengonsumsi sayur tanpa paksaan hingga memilih jajanan sekolah yang lebih sehat.

Edukasi Berbasis Bukti Ilmiah
Salah satu diskusi yang menarik muncul ketika peserta menanyakan hubungan konsumsi gula dengan perilaku anak yang tampak sangat aktif. Narasumber menjelaskan bahwa hingga kini penelitian ilmiah belum menunjukkan bukti kuat bahwa gula secara langsung menyebabkan anak menjadi hiperaktif.

Perilaku anak yang tampak sangat aktif lebih dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia perkembangan, pola tidur, lingkungan bermain, dan pola asuh. Meski demikian, konsumsi gula berlebihan tetap perlu dibatasi karena dapat meningkatkan risiko karies gigi, kelebihan berat badan, dan masalah kesehatan lainnya.

Diskusi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan tidak hanya berupa penyampaian materi satu arah, tetapi juga menjadi ruang dialog antara akademisi dan masyarakat dalam memahami informasi gizi berdasarkan bukti ilmiah.

Sinergi Rumah dan Sekolah Menjadi Kunci
Tim pengabdian menegaskan bahwa penguatan literasi gizi tidak dapat dibebankan pada sekolah semata. Anak menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah, sehingga keberhasilan pembiasaan makan sehat sangat bergantung pada kerja sama guru dan orang tua secara berkelanjutan.
Di tengah derasnya informasi mengenai makanan dan minuman melalui media sosial, kemampuan memilah informasi gizi menjadi semakin penting agar anak tidak mudah tertarik pada makanan tinggi gula, garam, dan lemak tetapi rendah zat gizi. Karena itu, guru dan orang tua diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus pendamping dalam memilih makanan sehat bagi anak.

Program di SDN 4 Tegalharjo diharapkan menjadi langkah awal tumbuhnya budaya makan sehat di lingkungan sekolah dan keluarga. Ketika guru dan orang tua memiliki literasi gizi yang baik, anak tidak hanya tumbuh lebih sehat, tetapi juga lebih siap belajar dan berkembang secara optimal di masa depan.
(Tim Pengabdian Universitas Jember)

Saiful khamisi
Author: Saiful khamisi

Komentar