LUWU TIMUR,DiscoveryNews.id – Proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) Kalatiri menjadi sorotan. Pasalnya, pekerjaan bangunan yang kini telah memasuki tahap akhir tersebut diduga tidak disertai keterbukaan informasi kepada masyarakat. Pantauan di lokasi pada Selasa (01/9/26) warga menyebut bangunan Pustu di Desa Kalatiri Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur ini tampak telah berdiri dan pekerjaan fisik disebut tinggal menyelesaikan pemasangan atap. Namun, di sekitar lokasi proyek tidak terlihat papan informasi proyek atau papan anggaran yang seharusnya memuat keterangan mengenai sumber dana, nilai anggaran, pelaksana kegiatan, serta waktu pelaksanaan pekerjaan.
Ketiadaan papan proyek tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Warga menilai pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan informasi secara terbuka mengenai besaran anggaran dan sumber dana yang digunakan dalam rehabilitasi fasilitas kesehatan tersebut.
“Bangunannya sudah hampir selesai, tinggal pasang atap, tapi kami tidak tahu berapa anggarannya dan dari mana sumber dananya karena tidak ada papan proyek,” ujar salah seorang warga.
Padahal, papan informasi proyek merupakan bagian penting dalam keterbukaan informasi publik. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan anggaran, terlebih pembangunan tersebut menggunakan dana yang bersumber dari keuangan negara atau daerah.
Selain nilai anggaran, warga juga mempertanyakan siapa pihak pelaksana pekerjaan serta target waktu penyelesaian proyek rehabilitasi Pustu Kalatiri tersebut.
Masyarakat berharap pihak pemerintah desa, kecamatan maupun instansi terkait dapat segera memberikan penjelasan mengenai proyek tersebut dan memasang papan informasi secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai dugaan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan rehabilitasi Pustu Kalatiri belum memberikan keterangan resmi terkait sumber anggaran, nilai proyek, maupun alasan tidak terlihatnya papan informasi kegiatan di lokasi pekerjaan.
(Redaksi)














Komentar