oleh

Revitalisasi Bangunan SD Negeri Banyuputih Lor 02 Randuagung Mulai Dikerjakan, Alokasikan Anggaran Rp671 Juta

Revitalisasi Bangunan SD Negeri Banyuputih Lor 02 Randuagung Mulai Dikerjakan, Alokasikan Anggaran Rp671 Juta

LUMAJANG, Discoverynews.id – SD Negeri Banyuputih Lor 02, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tengah melaksanakan pengerjaan program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026.

Proyek perbaikan sarana dan prasarana sekolah tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, total alokasi dana bantuan yang dikucurkan mencapai Rp671.525.148,00. Pengerjaan ini dikelola secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri Banyuputih Lor 02 dengan target waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Dalam pelaksanaan revitalisasi tersebut, terdapat tiga titik bangunan yang menjadi sasaran pekerjaan. Di antaranya adalah ruang kelas, ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta fasilitas toilet.

Saat ini, pengerjaan proyek rehabilitasi gedung sekolah tersebut telah memasuki hari ketiga dari total alokasi waktu 90 hari kerja yang direncanakan.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pengerjaan fisik terus berjalan secara intensif. Sejumlah bagian atap gedung sekolah telah dibongkar, dengan tumpukan material kayu dan genteng yang ditata di area lingkungan sekolah. Perancah bambu juga telah terpasang di sepanjang dinding ruang kelas untuk mendukung proses perbaikan infrastruktur.

Kepala SD Negeri Banyuputih Lor 02, Tohan, S.Pd.SD., menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya bantuan program revitalisasi ini. Menurutnya, perbaikan fasilitas sekolah sangat dibutuhkan untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan proses belajar-mengajar.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat atas alokasi bantuan revitalisasi ini. Pengerjaan kami serahkan sepenuhnya kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) agar berjalan sesuai dengan petunjuk teknis dan prinsip transparansi,” ujar Tohan saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, pihak sekolah telah mengantisipasi pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama pengerjaan berlangsung agar proses pembelajaran para siswa tetap berjalan aman dan tidak terganggu.

Menutup keterangannya, Tohan menyimpulkan bahwa program revitalisasi ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemerataan mutu pendidikan, khususnya dari segi sarana dan prasarana di tingkat sekolah dasar.

“Memasuki hari ketiga ini, pengerjaan terus berjalan lancar. Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat selesai tepat waktu sesuai target 90 hari kalender dengan hasil kualitas bangunan yang maksimal dan kokoh,” ungkap Tohan.

Ia juga menaruh harapan besar agar wajah baru SDN Banyuputih Lor 02 setelah direvitalisasi kelak dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif, serta mampu memotivasi semangat belajar para siswa dan kinerja para guru.

Saiful khamisi
Author: Saiful khamisi

Komentar