oleh

Maybank Indonesia Perkuat Ekosistem Keuangan Terintegrasi, Layanan Makin Lengkap

Jakarta Discoverynews.Id, 11 September 2026 – Kebutuhan keuangan masyarakat terus berkembang.

Tidak hanya menyangkut transaksi perbankan, tetapi juga investasi, pengelolaan aset, pembiayaan hingga perlindungan asuransi.
Menjawab kebutuhan tersebut,

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) mulai beroperasi sebagai Grup Keuangan
Terintegrasi setelah menyelesaikan proses pengambilalihan saham tiga entitas jasa keuangan, yakni PT Maybank Sekuritas Indonesia (MSI),

PT Maybank Asset Management (MAM), dan PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (AEII).

Langkah ini merupakan bagian dari realisasi struktur Maybank Indonesia sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional sebagaimana telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan selesainya proses tersebut, Maybank Indonesia kini menyatukan kekuatan lima entitas dalam satu ekosistem keuangan, yakni Maybank Sekuritas Indonesia, Maybank Asset Management, Asuransi Etiqa,

Maybank Finance, serta Wahana Ottomitra Multiartha (WOM).

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan, integrasi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat kemampuan Maybank dalam memenuhi kebutuhan finansial nasabah.

“Dengan beragam kapabilitas yang kini semakin terintegrasi, nasabah dapat mengakses rangkaian solusi keuangan Maybank yang lebih lengkap dalam satu ekosistem, mulai dari layanan perbankan, investasi, wealth management, asuransi hingga berbagai solusi keuangan non-bank,” ujar Steffano.

Menurut dia, setiap entitas memiliki kekuatan dan keahlian masing-masing yang dapat saling melengkapi. Integrasi tersebut memungkinkan Maybank memperkuat sinergi sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang lebih komprehensif.

“Integrasi layanan keuangan Maybank Indonesia ini memungkinkan Bank dan seluruh entitas anggota untuk semakin memperkuat sinergi sekaligus mengoptimalkan kekuatan dan keahlian masing-masing entitas dalam menghadirkan solusi keuangan yang lebih komprehensif, yang pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan,” tambah Steffano.

Bagi nasabah, integrasi ini membuka akses terhadap beragam kebutuhan finansial dalam ekosistem yang lebih terhubung.

Layanan perbankan dapat berjalan berdampingan dengan solusi investasi, wealth management, asuransi maupun pembiayaan.

Dengan demikian, integrasi tidak hanya memperluas pilihan layanan, tetapi juga memperkuat kemampuan Maybank dalam menawarkan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan finansial nasabah, baik untuk kebutuhan saat ini maupun perencanaan ke depan.

Terhubung dengan Ekosistem Regional

Kekuatan Maybank Indonesia juga didukung konektivitas regional Maybank Group.

Jaringan tersebut memberikan akses kepada nasabah terhadap berbagai solusi keuangan yang lebih luas dan terhubung di kawasan ASEAN.

Integrasi layanan keuangan di Indonesia menjadi bagian dari strategi ROAR30 Maybank Group untuk memperkuat posisi Maybank sebagai grup jasa keuangan terkemuka di ASEAN.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Maybank terhadap misi Humanising Financial Services, yakni menghadirkan layanan keuangan dengan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Maybank Indonesia sendiri menyediakan beragam produk dan layanan bagi nasabah individu maupun korporasi melalui Community Financial Services dan Perbankan Global.

Selain layanan perbankan, Maybank Indonesia juga menyediakan pembiayaan otomotif melalui WOM Finance untuk kendaraan roda dua dan Maybank Finance untuk kendaraan roda empat.

Di sisi digital, layanan perbankan terus dikembangkan melalui M2U, baik aplikasi maupun web, M2E untuk nasabah korporasi, serta berbagai saluran layanan lainnya.

Per Juni 2026, Maybank Indonesia memiliki 266 cabang, termasuk 20 cabang Syariah dan satu cabang di Mumbai, India.

Maybank Indonesia juga memiliki 20 KCP Mobile dan 634 ATM, termasuk 26 Cash Recycle Machines (CRM), yang terkoneksi dengan jaringan ATM PRIMA, ATM BERSAMA, ALTO, CIRRUS, serta jaringan ATM Maybank di Singapura, Malaysia dan Brunei.

Pada periode yang sama, Maybank Indonesia mencatat simpanan nasabah sebesar Rp124,10 triliun dengan total aset mencapai Rp213,81 triliun.

Dengan semakin terintegrasinya berbagai entitas dan layanan, Maybank Indonesia menempatkan ekosistem keuangan sebagai salah satu cara untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin beragam—dari kebutuhan transaksi dan pembiayaan hingga investasi, pengelolaan kekayaan dan perlindungan.

Komentar