SAWAHLUNTO, Discoverynews.id, Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan, Kamis (17/9/2026). Kepengurusan baru tersebut dipimpin Ir. Dahler Datuak Panghulu Sati.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua LKAAM Sumatera Barat Prof. Dr. H. Fauzi Bahar Datuak Nan Sati melalui prosesi pati ambalau. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra yang menyampaikan dukungan terhadap penguatan peran lembaga adat di tengah masyarakat.
Riyanda mengucapkan selamat kepada pimpinan dan seluruh pengurus LKAAM Sawahlunto yang telah menerima amanah untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen membangun sinergi dengan LKAAM, khususnya dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat serta penguatan sosial dan budaya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Riyanda menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sawahlunto akan membangun kantor Sekretariat LKAAM Sawahlunto pada tahun ini. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih representatif bagi LKAAM dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Menurut Riyanda, LKAAM juga memiliki peran penting dalam mendampingi anak kemenakan menghadapi berbagai perubahan akibat globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
Perkembangan teknologi, katanya, perlu disikapi secara bijaksana agar generasi muda mampu memanfaatkannya untuk hal-hal positif sekaligus memahami risiko yang menyertainya.
Karena itu, Pemko Sawahlunto mendorong LKAAM untuk memperkuat pendampingan kepada anak kemenakan dengan pendekatan nilai-nilai adat dan sosial budaya yang relevan dengan kondisi generasi saat ini.
“Kolaborasi pemerintah dengan lembaga adat sangat penting untuk memperkuat karakter anak kemenakan, menjaga nilai sosial budaya, serta membantu generasi muda menghadapi perubahan zaman secara bijaksana,” ujar Riyanda.
Dengan kepengurusan baru tersebut, sinergi antara pemerintah daerah dan LKAAM diharapkan semakin kuat dalam menjaga nilai adat dan budaya Minangkabau sekaligus memberikan pendampingan sosial bagi masyarakat Kota Sawahlunto.
Penulis: Suherman













Komentar