Bekasi Discoverynews.id Binus @Bekasi berhasil meraih pengharggaan Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori “Tes Potensi Diri secara Seri kepada Pelajar Terbanyak”, setelah menjangkau 3.500 pelajar melalui rangkaian tes yang diselenggarakan secara bertahap di sekolah masing-masing.
Pencapaian ini menjadi bagian dari perayaan satu dekade BINUS @Bekasi yang mengusung tema “Innovating Bekasi, Inspiring Indonesia” dan digelar pada 16 September 2026 di Multimedia Gallery BINUS @Bekasi.
Tes potensi diri ini dirancang untuk membantu pelajar mengenali kekuatan dan minat mereka sebagai langkah awal dalam menentukan arah pendidikan dan karier. Dengan format penyelenggaraan di sekolah, program ini memungkinkan BINUS @Bekasi menjangkau lebih banyak pelajar di berbagai wilayah.
Senior Manager MURI, Triyono mengatakan tes potensi diri sudah dilakukan selama 30 hari yang dilaksanakan di sekolah di berbagai wilayah tanpa mengharuskan mereka meninggalkan kegiatan belajar.
“MURI hadir menberikan penghargaan kepada BINUS @Bekasi atas perncapaian yang sudah dikerjakan sejak Agustus lalu tepatnya 30 hari, dimana bertujuan untuk menentukan arah mana jurusan apa yang cocok dengan mereka sebetulnya dan MURI sangat mengapresiasi kegiatan ini” ujarnya.
Hal ini menjadi bentuk kontribusi BINUS @Bekasi sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pelajar untuk lebih mengenali potensi diri dan mempersiapkan pilihan pendidikan mereka sejak dini
Dalam satu dekade perjalanan BINUS @Bekasi Bekasi telah berkembang menjadi kampus dengan 10 program studi Sarjana dari 6 fakultas dan 3.100 mahasiswa aktif, serta telah meluluskan 2.238 alumni Sarjana yang kini berkiprah di berbagai sektor industri.
Direktur Kampus BINUS @Bekasi Prof. Gatot Soepriyanto. Mengatakan perkembangan tersebut memperkuat posisi kampus ini sebagai Business, Service, and Technology Campus, yang berfokus pada pengembangan kompetensi di bidang bisnis, layanan, dan teknologi untuk menjawab kebutuhan industri serta perkembangan ekonomi digital
“Sepuluh tahun lalu kami memulai dengan satu keyakinan sederhana: bahwa Bekasi layak memiliki pendidikan tinggi yang setara dengan denyut industrinya. Hari ini, dengan 2.238 alumni yang sudah bekerja dan 3.100 mahasiswa yang sedang belajar di sini, keyakinan itu sudah menjadi kenyataan” tuturnya.
Selain itu iya juga menambahkan BINUS @Bekasi telah memberikan dampak dan kontribusi bagi masyarakat.
“Kami akan terus membawa semangat ini untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dan memberikan dampak bagi masyarakat,” tambahnya.
Memasuki tahun kesepuluh, BINUS @Bekasi juga memperluas pilihan pendidikan dengan membuka program studi Global Trade Management (GTM) di bawah BINUS Business School Undergraduate Program.
Rektor BINUS, Nelly mengapresiasi keberadaan GTM sembagai bentuk kontribusi nyata bagi BINUS @Bekasi untuk mencapai visi dari Kampus tersebut.
“Menandai langkah 10 tahun BINUS @Bekasi ini sudah meluncurkan program ke 10 yaitu Global Trade Management, ini bentuk sumbangsih BINUS, kepada masyarakat, sesuai dengan apa yang dicita-citakan untuk membangun dan melayani bangsa” ujar Nelly.
Kehadiran program studi ini menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat fokus BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus, sekaligus merespons kebutuhan akan talenta yang memahami dinamika perdagangan dan bisnis dalam ekosistem global yang semakin terhubung.
Menariknya, kehadiran Global Trade Management menjadi semakin bermakna karena merupakan program studi kesepuluh di BINUS @Bekasi, bertepatan dengan perayaan 10 tahun kampus tersebut. Pertemuan dua angka tersebut menjadi penanda bahwa pertumbuhan BINUS @Bekasi berjalan seiring dengan bertambahnya pilihan pendidikan yang tersedia bagi masyarakat Bekasi.
Perayaan satu dekade BINUS @Bekasi juga dikemas melalui rangkaian INCOSPIRE: Celebrating 10 Years of BINUS @Bekasi, yang menghadirkan berbagai kegiatan inspiratif bagi mahasiswa, pelajar, alumni, industri, komunitas, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam perayaan tersebut adalah talkshow “From Local Ideas to National Impact: Creativity, Courage & The Young Generation” bersama Ernest Prakasa, komika, filmmaker, penulis, dan produser film yang juga merupakan pendiri rumah produksi Imajinari. Sesi ini mengangkat bagaimana kreativitas, keberanian, dan gagasan yang berangkat dari konteks lokal dapat berkembang menjadi karya yang memberikan dampak lebih luas.
Perjalanan Ernest dalam mengembangkan karya melalui Imajinari, termasuk kesuksesan film Agak Laen dan sekuelnya, menjadi bagian dari perspektif yang dibagikan dalam sesi tersebut. Kehadiran Ernest memperkuat pesan “Innovating Bekasi, Inspiring Indonesia”, bahwa ide dan inovasi dapat tumbuh dari berbagai tempat dan memiliki peluang untuk memberikan pengaruh yang lebih luas.
















Komentar