oleh

Pertempuran Yaman-Houthi Kembali Memanas, 63 Orang Tewas dalam 24 Jam

Yaman Discoverynews.id – Pertempuran antara kelompok Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi kembali memanas. Sedikitnya 63 orang dilaporkan tewas dalam bentrokan dan serangan yang berlangsung selama 24 jam terakhir.

Laporan Agence France-Presse (AFP) yang dikutip Dawn pada Kamis (17/9/2026) menyebutkan, angka tersebut diperoleh dari sumber-sumber militer dari kedua pihak yang terlibat dalam konflik.

Seorang pejabat pemerintah Yaman mengatakan sedikitnya 23 tentara pemerintah tewas akibat serangan rudal dan pesawat nirawak yang dilancarkan kelompok Houthi di dua provinsi di wilayah barat daya Yaman.

Sementara itu, sumber militer Houthi menyebut 40 pejuangnya tewas akibat serangan udara Arab Saudi serta pertempuran di darat.

Laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Masing-masing pihak memberikan angka korban berdasarkan sumber internal mereka.

Pertempuran terbaru ini terjadi ketika konflik di Yaman mengalami eskalasi setelah periode relatif tenang sejak gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2022.

Kelompok Houthi, yang didukung Iran, menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah berpenduduk di bagian utara dan barat Yaman. Sementara pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional berkedudukan di Aden dan mendapat dukungan Arab Saudi.

Eskalasi konflik juga menimbulkan dampak kemanusiaan yang semakin besar. Reuters melaporkan pada Jumat (18/9/2026), sedikitnya 112.000 orang telah mengungsi di dalam Yaman dalam dua pekan terakhir, sementara hampir 3.000 orang melarikan diri melalui laut menuju Djibouti.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) sebelumnya juga melaporkan bahwa pertempuran baru di sepanjang pesisir barat Yaman telah memaksa ribuan warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Konflik di Yaman kini tidak hanya menjadi persoalan domestik. Letak wilayah pertempuran yang berdekatan dengan Selat Bab el-Mandeb, salah satu jalur pelayaran penting dunia, membuat perkembangan konflik tersebut turut menjadi perhatian internasional.

jihad
Author: jihad

Komentar