SOLOK, 19 September 2026, DiscoveryNesw.id — Kepedulian terhadap keluarga besar sekolah kembali ditunjukkan SD Plus Muhammadiyah Silungkang. Kepala sekolah bersama majelis guru dan Komite Sekolah menyempatkan diri menjenguk salah seorang orang tua murid yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Natsir, Kota Solok, Sabtu (19/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril kepada Vita, orang tua dari Fathya, siswi kelas V SD Plus Muhammadiyah Silungkang, yang mengalami musibah kecelakaan saat dalam perjalanan pulang menuju rumah sepulang sekolah.
Akibat kecelakaan tersebut, Vita harus mendapatkan perawatan medis dan menjalani tindakan operasi pada bagian batang hidung.
Kehadiran kepala sekolah, majelis guru, dan Komite Sekolah di tengah kondisi tersebut menjadi bentuk nyata bahwa hubungan antara sekolah dan keluarga peserta didik tidak berhenti pada urusan pembelajaran di ruang kelas.
Dalam kunjungan itu, Kepala SD Plus Muhammadiyah Silungkang menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang dialami Vita beserta keluarga.
Pihak sekolah juga mendoakan agar proses pengobatan berjalan lancar, diberikan kesembuhan, serta Vita dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas bersama keluarga seperti sediakala.
Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar
Sementara itu, Ketua Komite SD Plus Muhammadiyah Silungkang, Hamdani, menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari kehidupan keluarga besar sekolah.
Menurutnya, momentum seperti ini hendaknya menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang prestasi akademik dan perkembangan anak di sekolah, tetapi juga bagaimana membangun kepedulian, persaudaraan, dan ukhuwah di antara seluruh keluarga besar sekolah.
«“Kita berharap rasa saling peduli antar sesama wali murid dan antara wali murid dengan pihak sekolah terus ditingkatkan. Ketika ada keluarga kita yang mendapatkan musibah, maka kita hadir memberikan dukungan dan menguatkan,” ujar Hamdani.»
Ia menambahkan, SD Plus Muhammadiyah Silungkang harus menjadi lingkungan pendidikan yang tidak hanya memperhatikan perkembangan anak secara akademik, tetapi juga membangun nilai-nilai kemanusiaan dan ukhuwah.
“Ini adalah momentum bagi kita semua. Sekolah bukan hanya tempat untuk memperhatikan pendidikan anak, tetapi juga bagaimana ukhuwah dan kepedulian di antara kita terus tumbuh dan semakin kuat,” lanjutnya.
Kunjungan tersebut pun menjadi gambaran sederhana tentang makna kebersamaan. Di tengah kesibukan sekolah dan berbagai aktivitas pendidikan, perhatian terhadap orang tua murid yang sedang tertimpa musibah menjadi pesan bahwa keluarga besar SD Plus Muhammadiyah Silungkang hadir bukan hanya ketika anak-anak berada di sekolah, tetapi juga ketika salah satu keluarga mereka membutuhkan dukungan.
Semoga Vita segera diberikan kesembuhan, proses pemulihan berjalan dengan baik, dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.











Komentar