Nias Barat ,DiscoveryNews.id – Kalender penganggaran terus berjalan, tapi panggung paripurna di Nias Barat masih sepi. Hingga Selasa, 22 September 2026, agenda penyampaian KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 belum memiliki kepastian jadwal.
Informasi yang beredar menyebut Badan Musyawarah DPRD Nias Barat masih menunggu Bupati Nias Barat terkait pengantar Nota KUA-PPAS. Di sisi lain, sembilan anggota DPRD yang dikonfirmasi wartawan belum memberikan tanggapan substantif. Sikap itu yang kemudian disorot publik sebagai kebungkaman.
Padahal, waktu terus menipis. Batas akhir persetujuan bersama Perubahan APBD adalah 30 September.
*Dikonfirmasi, Belum Bersuara*
Demi keberimbangan, wartawan telah melayangkan konfirmasi kepada Ketua dan anggota DPRD Nias Barat. Enam pertanyaan diajukan untuk mendapat penjelasan utuh.
Pertanyaan itu meliputi apakah benar belum ada jadwal Bamus untuk KUA-PPAS Perubahan, apa alasan jadwal belum ditetapkan, apakah DPRD sudah menerima dokumen atau komunikasi dari Pemkab, apakah belum adanya jadwal Bamus menjadi kendala Pemda belum bisa menyampaikan nota, kapan Bamus memperkirakan agenda digelar, dan apakah ada kendala administratif atau teknis.
Hingga berita ini disusun, sembilan anggota DPRD yang telah dikonfirmasi belum memberikan tanggapan substantif. Ruang klarifikasi tetap terbuka bagi Ketua DPRD, pimpinan Bamus, dan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.
Saling Tunggu?
Jika Bamus memang masih menunggu Bupati, publik berhak tahu apa yang ditunggu dan kapan dokumen disampaikan. Jika sebaliknya ada proses internal di DPRD yang belum rampung, legislatif juga diharapkan membuka tahapan itu secara transparan.
KUA dan PPAS bukan sekadar formalitas. Ia adalah fondasi. Tanpa kesepakatan KUA-PPAS Perubahan, pembahasan Raperda Perubahan APBD tidak bisa dilanjutkan. Di dalamnya ada penyesuaian program, pelayanan publik, dan kebutuhan riil daerah.
Kini publik menanti jawaban dari dua lembaga. Apakah paripurna pengantar Nota KUA-PPAS Perubahan TA 2026 masih menunggu Bupati, menunggu jadwal Bamus, atau ada kendala lain yang belum diungkap ke publik.
Yang jelas, jam terus berdetak menuju 30 September.
Editor : Red
















Komentar