Tanjab Barat – Discoverynews.id. Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Merlung. Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Provinsi Jambi. Pengunaan Anggaran tersebut tidak transparan patut untuk di Pertanyakan.
Terpantau di lokasi kerja untuk pembangunan Ruang Kelas, diduga sejenis material yang digunakan bukan yang bermutu, terlihat lagi batu beskos yang digunakan, itu batu berkapur dengan harga yang sangat murah, diduga demi untuk keuntungan pribadi Kepala Sekolah (Kepsek)
Salah seorang wartawan Targettipikor.com mengatakan, Kamis 24/09/2026, pengunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daera (APBD) tentunya sesuai dengan pasal 23 UU Tahun 1945.
Pengunaan uang Negara tentunya digunakan secara efisien, akuntabel, transparan, agar dapat untuk diawasi, Dana Alokasi Khusus bukan lah Dana pribadi Kepala Sekolah, ianya mengunakan sesuai dengan Pasal 23 tahun 1945 tentang pengelolaan uang Negara.
Dilanjutnya, Kepala Sekolah juga telah berani kangkangi UU nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) bagaimana yang sudah disebutkan dalam pasal-pasal tertentu, katanya.
Bukan cuma itu , Kepala Sekolah juga sudah melanggar aturan dan ketentuan cara kerja Swakelola DAK, Kepala Sekolah tidak mengunakan tenaga lokal, seperti tenaga kerja dari Kecamatan Merlung, melainkan mengunakan tenaga kerja dari kota Jambi yang di Pekerjakan.
Salah seorang tenaga kerja saat jumpa dilokasi pembangunan, untuk dikonfirmasi, namun suami dari Kepala Sekolah mengatakan, jangan ada yang menjawab jika wartawan mau bertanya, sehingga pekerja semua diam.
Kepala sekolah saat ingin dikonfirmasi, Kamis 24/09/2926, Kepala Sekolah tidak berada ditempat, Suaminya Kepala Sekolah mengatakan Kepsek lagi ke Jambi, namun tidak diberi tahu ada keperluan apa.
Adanya Pemberitaan dari Media ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jambi diharapkan untuk tidak membiarkan Kepala Sekolah mengunakan niat untuk Korupsi uang Negara, yang dikucurkan untuk Pembangunan ruang kelas SLBN Merlung, begitu juga Inspektorat, yang sudah digaji untuk mengawasi uang Negara.'( Jangcik)
Author: Jangcik
Post Views: 5
















Komentar