GORONTALO, Discoverynews.id — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mencegah dan memberantas peredaran narkotika harus terus berjalan. Pergantian pejabat di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo tidak boleh menjadi alasan terhentinya kolaborasi yang selama ini telah terbangun.
Penegasan itu disampaikan Gusnar Ismail saat menghadiri acara pamit purna tugas Kepala BNN Provinsi Gorontalo Brigjen Pol Sri Bardiyati di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Selasa (6/10/2026).
Gusnar menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Sri Bardiyati selama memimpin BNN Provinsi Gorontalo. Menurutnya, selama menjalankan tugas, Sri Bardiyati telah membangun kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, khususnya dalam menghadapi persoalan narkotika.
“Ini adalah sebuah ujung dari proses kolaborasi yang sangat baik. Terus terang, kami merasa sangat terbantu dalam menyelenggarakan pemerintahan, terutama dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika,” ujar Gusnar.
Menurut Gusnar, persoalan narkotika merupakan tantangan yang membutuhkan kerja bersama dan berkelanjutan. Upaya pencegahan maupun pemberantasan tidak dapat hanya bergantung pada satu figur atau pejabat tertentu.
Karena itu, ia menegaskan berbagai program dan bentuk kerja sama yang selama ini telah dibangun harus tetap dilanjutkan, bahkan dikembangkan agar mampu menjawab tantangan peredaran narkotika yang terus berkembang.
“Kerja ini tidak bisa putus dan tidak akan selesai pada satu figur, pada satu nama, pada satu pejabat, pada satu jabatan. Tetapi ini semua harus dilakukan secara kolaboratif,” tegasnya.
Gusnar menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BNN menjadi bagian penting dalam memperkuat langkah pencegahan serta pemberantasan narkotika di Gorontalo. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung dalam penindakan, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Gusnar juga menyampaikan terima kasih kepada Brigjen Pol Sri Bardiyati atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas di Provinsi Gorontalo.
Ia berharap semangat kerja sama yang telah dibangun selama ini dapat terus menjadi pijakan bagi pemerintah daerah bersama BNN dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman narkotika.
Bagi Gusnar, purna tugas seorang pejabat bukan berarti berakhirnya perjuangan. Tantangan narkotika tetap membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan seluruh elemen, sehingga kesinambungan program menjadi kunci untuk menjaga Gorontalo dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan komitmen dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika tetap menjadi agenda bersama demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.














Komentar