Luwu Utara, Discouverynews.id – Warga Desa Pincara Dusun Saluseba, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel memohon perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terhadap kerusakan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang telah berlangsung sekitar tiga tahun.
Menurut keterangan warga, kerusakan terjadi pada bagian turbin sehingga membutuhkan penggantian agar PLTA dapat kembali beroperasi secara normal. Hingga kini, perbaikan belum juga terealisasi.
Akibat kerusakan tersebut, pasokan listrik yang dinikmati masyarakat sangat terbatas. Warga mengaku listrik hanya menyala pada malam hari, sementara pada siang hingga pagi hari aliran listrik kerap tidak tersedia.
“Pernah dulu pak desa kasi dana 10 juta untuk perbaikan, tapi dan itu disuruh kembalikan dari hasil patungan warga” ungkap Sember media ini, Kamis 30/7/2026.
Sementara Kepala Desa Pincara, Musibar membantah kalau hal itu tidak pernah dilakukan.
“Pernah memang dikasi dana 10 juta untuk perbaikan tapi tidak say suru kembalikan” beber Kepala Desa Pincara.
Selain Kepala Desa, Kepala Dusun Saluseba juga mengungkapkan, kalau pemeliharaan Komponen PLTA itu kerap diusulkan kepada Kepala Desa.
“Sering diusulkan hal itu kepala kepala desa, tapi dana tetap dikumpulkan dari warga hanya pada pada hal mendesak saja” ucap Dariyanti Kepala Dusun Saluseba.

Tiga tahun sudah Kondisi PLTA Saluseba tidak maksimal pelayanan ke warga setempat hingga kondisi itu dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan, menurut pengakuan warga, mereka kerap tidak sempat memasak nasi pada pagi hari karena listrik belum menyala.
“Listrik hanya menyala malam hari. Pagi hari kami sering tidak bisa memasak nasi karena listrik belum ada,” ujar salah seorang warga.
Sementara, Operator PLTA Saluseba, Riswan menujukkan komponen pada turbin sudah mengalami kerusakan serius pada lahar roda turbin sudah lama rusak.
Nampak pula sebatang kayu dipasang untuk menopang Poros roda turbin mencegah roda tak lepas dari as roda. Nampak juga pada komponen lain air sudah memancar keluar dari turbin akibat sudah keropos dimakan usia.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Luwu Utara segera turun ke lokasi untuk meninjau kondisi PLTA dan mengalokasikan anggaran guna mengganti turbin yang rusak. Mereka menilai keberadaan PLTA sangat vital bagi kehidupan warga, sehingga perbaikannya perlu menjadi perhatian serius agar kebutuhan listrik masyarakat dapat kembali terpenuhi secara normal.









Komentar