Bupati Garut Dorong Mahasiswa Berperan dalam Pengembangan Pariwisata, Pertanian, dan Perdagangan


GARUT, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Refleksi dan Peringatan Dies Natalis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-72 tingkat Kabupaten Garut.

Kegiatan yang mengusung tema “Gotong Royong Wujudkan Pasal 33 UUD 1945” ini dipusatkan di Gedung Pemuda, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (4/4/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Kepala Bakesbangpol Garut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Garut, Ketua Umum DPP GMNI, Ketua KNPI Kabupaten Garut, serta jajaran Ketua DPC GMNI se-Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan apresiasi terhadap eksistensi GMNI sebagai organisasi pemuda intelektual yang dinilai telah berkontribusi nyata dalam mengawal pembangunan, baik di tingkat Kabupaten Garut maupun Provinsi Jawa Barat.

“GMNI adalah organisasi pemuda intelektual yang selama ini memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Garut, khususnya di Provinsi Jawa Barat. Ke depan, kami mendorong agar teman-teman GMNI, dengan kemampuan dasar yang dimiliki sebagai mahasiswa, mampu mengakselerasi pembangunan yang lebih mendalam,” ujar Bupati.

Bupati juga menitipkan pesan kepada seluruh jajaran dan anggota GMNI untuk berani terjun langsung serta mengambil peran dalam bidang ekonomi. Ia menilai Kabupaten Garut saat ini memiliki momentum pertumbuhan yang sangat baik, terutama di tiga sektor utama, yakni pariwisata, pertanian, dan perdagangan.

Dengan basis intelektual yang dimiliki, kader GMNI diharapkan mampu menjadi motor penggerak inovasi dalam pengembangan sektor-sektor tersebut.

Tema peringatan yang merujuk pada Pasal 33 UUD 1945 dinilai sangat relevan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Bupati pun berharap refleksi Dies Natalis ke-72 ini dapat semakin memperkuat semangat gotong royong antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah.

Penulis: Dede Mulyana


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *