Nganjuk Discoverynews.id – 09 April 2026 Desa Kutorejo di Nganjuk adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Bagor. Desa ini memiliki potensi wilayah desa yang aktif dengan adanya kegiatan pemerintahan desa, pelayanan kesehatan seperti posyandu, dan potensi lokal yang dikelola oleh masyarakat setempat di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Berikut adalah informasi kunci mengenai Desa Kutorejo, Bagor, Nganjuk:
• Lokasi: Desa Kutorejo secara administratif berada di Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Perlu diperhatikan bahwa terdapat dua lokasi dengan nama serupa, namun hasil pencarian merujuk kuat ke Kutorejo di Bagor.
• Aktivitas Desa: Terdapat kegiatan pemerintahan yang aktif, seperti pembangunan infrastruktur desa (misalnya jembatan) dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
• Fasilitas Kesehatan: Desa ini dilayani oleh tenaga kesehatan yang aktif, termasuk kegiatan dari Puskesmas Bagor.
• Lingkungan: Desa ini didukung oleh komunitas yang menjaga kebersihan dan berpartisipasi dalam program kebersihan serentak.
Desa Kutorejo, Bagor, adalah bagian dari 284 kelurahan/desa di Kabupaten Nganjuk.
Beberapa tokoh masyarakat desa Kutorejo kec Bagor kab nganjuk akhir akhir ini selalu memperbincangkan tentang kinerja pemerintahan desa dan jajaranya, dari sumber beberapa tokoh masyarakat desa Kutorejo yg tidak mau disebut namanya menyampaikan ke wartawan discoverynews.id bahwa diduga ada indikasi penyimpangan yg dilakukan salah satu mitra di pemerintahan desa kutorejo yaitu ,tentang kebijakan anggaran ADD desa salah satunya anggaran yg di berikan bantuan ke kelompok tani Rejo tani yang di ketua Siswadi oleh BUMDES desa Kutorejo.
Menurut anggaran yg dilaporkan, menyampaikan bantuan ke kelompok tani desa Kutorejo adalah sebesar 70 jt yg di disampaikan pemerintahan desa Kutorejo, lewat BUMDES yg memberikan ke kelompok tani” tani Rejo”
Desas desus yg berkembang di warga Kutorejo bahwa dana yg di berikan ke kelompok tani hanya 30 JT trus yg 40 JT kemana ? Kata tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya kepada wartawan discoverynews.
Beberapa tokoh masyarakat meminta dan berharap untuk BUMDES dan Kelompok tani “ Rejo Tani “serta pemerintahan desa diminta ntuk transparan dalam mengurus anggaran desa celotehnya.
Siswadi sebagai ketua kelompok tani “Rejo Tani” waktu di konfirmasi wartawan discoverynews mengatakan memang betul dia di kasih uang 70 jt dari BUMDES, waktu ditanyakan bukti penyerahan bantuan anggaran dana yang 70 jt beliau tidak bisa menunjukan bukti kwantsi atau bukti surat yang lainya ke pada wartawan, pokoknya uang 70 jt diberikan langsung dari BUMDES ke kelompok tani gitu kata Siswadi pak ketua.
Info tentang administrasi yg gak sesuai juklak dan juknis trus dikejar oleh wartawan untuk SPJ nya dan pertanggungan jawaban kelompok tani gimna pak ? Ya biasanya memang gitu imbuhnya .
Darwoto selaku ketua BUMDES waktu di datangi di rumahnya tidak ada dirumah, lagi di sawah pak kata istrinya kepada discoverynews,selanjutnya waktu ketua BUMDES di konfirmasi via whatshapp tidak direspon dan di wa tidak di balas sampai hari ini (9/4).
Desas desus yang berkembang di masyarakat jadi semakin ramai diperbincangkan akhirnya wartawan mengkonfirmasi ketua BPD desa Kutorejo Sunardi gimna tanggapan adanya desas desus tersebut tentang dugaan ada penyimpangan anggaran, beliau mengatakan, BPD adalah mitra dari pemerintahan desa maka saya harus tanyakan dulu ke kepala desa dan pemerintahan desa benar gak desas desus yg berkembang itu kata beliau kepada discoverynews.
[NDHI]












