NEWS, Nias  

Bang YD Dan Ormas Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli Sampaikan Duka dan Kepedulian Nyata


Gunungsitoli, 4 Mei 2026 —Discoverynews. Duka menyelimuti keluarga besar almarhumah Marniati Telaumbanua (Ina Uci) yang berpulang pada Senin (4/5/2026) di kediamannya di Jalan Golkar, Fadoro Lasara, Dusun V, Kota Gunungsitoli.

Di tengah suasana duka, Bang Yusman Dawolo (Bang YD) bersama jajaran DPD Ormas Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli hadir menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas. Rombongan membawa doa, kata-kata penguatan, serta bantuan tali kasih sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga duka.


Suasana haru begitu terasa di rumah duka. Bagi keluarga, perhatian tersebut memiliki arti mendalam, bukan hanya dari sisi materi, tetapi sebagai bukti bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi kehilangan.

Bang YD dikenal aktif hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan, baik dalam suasana duka, menjenguk orang sakit, membantu biaya pendidikan, hingga mendukung masyarakat kurang mampu melalui Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli.

Dalam kesempatan itu, Bang YD juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran ormas yang dinilainya terus menunjukkan kerja nyata dan konsisten membantu masyarakat.

Dewan Pakar DPD Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, Ir. Armin Telaumbanua, turut menyampaikan kata-kata penguatan kepada keluarga. Ia berharap agar keluarga tidak larut dalam kesedihan, namun mampu menemukan kekuatan dan penghiburan di tengah duka.

Sementara itu, Sekretaris DPD, Famos Harefa, menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk empati dan kepedulian. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Bendahara DPD, Yustina Halawa, sebagai simbol dukungan dari Bang YD dan seluruh jajaran.

“Bantuan ini bukan dilihat dari besar kecilnya, tetapi dari ketulusan dan kepedulian,” ujarnya.

Bang YD menegaskan bahwa Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli adalah rumah bersama bagi masyarakat.

“Ketika ada yang sakit, kita hadir. Ketika ada duka, kita turut berdukacita. Ketika ada kesulitan, kita bergerak. Perjuangan bukan hanya bicara, tetapi tindakan nyata,” ungkapnya.

Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa gerakan sosial tidak cukup hanya dengan wacana, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat.

Pihak keluarga duka menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kehadiran rombongan.
“Kami sangat terharu dan bangga atas kepedulian ini. Kehadiran kalian menjadi penguat bagi kami. Kami tidak dapat membalas kebaikan ini, kiranya Tuhan yang membalas semuanya,” ujar keluarga dengan penuh haru.

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang tulus akan selalu membekas di hati masyarakat. Kehadiran Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli pun semakin memperkuat kepercayaan publik bahwa mereka benar-benar hadir untuk rakyat. Yarmend


Pasang Iklan di Website Kami

Hubungi WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *