oleh

Bang YD Hadir di Tengah Musibah, Kepedulian yang Menguatkan Keluarga Yusrizal Zebua

GUNUNGSITOLI —DiscoveryNews. Id. Suasana haru menyelimuti ruang perawatan RSU Tomsen Gunungsitoli, Senin (1/6/2026), ketika rombongan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli datang menjenguk Yusrizal Zebua, warga yang tengah menjalani perawatan setelah mengalami kecelakaan kerja akibat tersengat arus listrik.

Kunjungan kemanusiaan tersebut dilakukan atas kepedulian tokoh masyarakat sekaligus pengusaha asal Nias, Yusman Dawolo atau yang akrab disapa Bang YD. Melalui Gerakan Peduli, Bang YD kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Yusrizal diketahui mengalami musibah tersengat listrik pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB saat sedang bekerja. Akibat kejadian itu, ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Di tengah kecemasan keluarga menghadapi kondisi kesehatan pasien dan beban biaya pengobatan, kehadiran rombongan Gerakan Peduli membawa harapan dan kekuatan moral. Mereka datang tidak hanya untuk menjenguk, tetapi juga menyerahkan bantuan tali kasih sebagai bentuk solidaritas kepada keluarga yang sedang tertimpa musibah.

Bang YD mengatakan bahwa gerakan sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ketika ada saudara kita yang sakit, kita harus hadir. Ketika ada keluarga yang sedang mengalami kesulitan, kita tidak boleh membiarkan mereka berjuang sendirian. Kepedulian adalah nilai yang harus terus hidup di tengah masyarakat kita,” ujar Bang YD.

Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah gerakan sosial bukan hanya dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari sejauh mana gerakan tersebut mampu menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat.

“Kita ingin Gerakan Peduli menjadi rumah bersama bagi masyarakat. Tidak cukup hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga harus hadir memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan pertolongan,” katanya.

Suasana emosional tak dapat disembunyikan keluarga Yusrizal saat menerima kunjungan tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, mereka mengaku tersentuh atas perhatian yang diberikan Bang YD beserta jajaran Gerakan Peduli.

“Dalam kondisi seperti ini, perhatian dan kehadiran orang-orang yang peduli memberikan kekuatan besar bagi kami. Kami merasa tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Terima kasih kepada Bang YD dan seluruh keluarga besar Gerakan Peduli. Kiranya Tuhan membalas segala kebaikan ini,” ungkap salah seorang anggota keluarga Yusrizal dengan suara lirih.

Bantuan tali kasih dari Bang YD diserahkan melalui perwakilan Gerakan Peduli, Kakak Yustina Halawa. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi penyemangat bagi Yusrizal dalam proses pemulihan.

Perwakilan Gerakan Peduli, Famos Harefa, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan wujud kasih dan solidaritas kepada sesama.

“Kami datang untuk memberikan dukungan moral dan doa. Semoga saudara Yusrizal segera pulih dan dapat kembali berkumpul serta beraktivitas bersama keluarganya,” ujar Famos.

Aksi kemanusiaan ini kembali memperlihatkan konsistensi Bang YD dalam mendorong budaya kepedulian sosial di Kota Gunungsitoli. Bagi keluarga Yusrizal, bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menghapus seluruh beban yang mereka rasakan, tetapi kehadiran orang-orang yang peduli telah menghadirkan secercah harapan di tengah masa sulit yang sedang mereka hadapi.

Di saat banyak orang memilih berlalu dari kesulitan yang dialami sesama, kepedulian yang ditunjukkan Bang YD menjadi pengingat bahwa kemanusiaan masih hidup. Sebab bagi masyarakat kecil yang sedang berjuang menghadapi cobaan, perhatian yang tulus sering kali jauh lebih berharga daripada sekadar kata-kata.

Reporter ; Yarmend

Editor :Redakpel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *