oleh

Sejarah Baru Pendidikan Tercipta, Kepala Desa Eva Abdul Ajid Hadirkan SMA IT Tegallega di Desa Tegallega

GARUT, Discoverynews.id – Sejarah baru pendidikan lahir di Desa Tegallega, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Pada 13 Juli 2026, Eva Abdul Aziz  Inisiasi berdiriya  SMA IT Tegallega, sebuah sekolah menengah atas berbasis Islam yang hadir dengan visi membentuk generasi muda yang berilmu, beriman, dan berkarakter.

Sebagai angkatan perdana, SMA IT Tegallega menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama satu pekan, mulai 13 hingga 18 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun budaya pendidikan yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta akhlak mulia kepada para peserta didik.

Sebanyak 11 siswa tercatat sebagai angkatan pertama SMA IT Tegallega. Meski jumlahnya masih terbatas, mereka menjadi bagian dari sejarah berdirinya sekolah yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di wilayah selatan Kabupaten Garut.

Selama MPLS, kegiatan pendidikan dilaksanakan di lingkungan Pesantren Al Furqon Maulana sebagai tempat berlangsungnya proses pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, Eva Abdul Ajid dibantu oleh Pembina Anjar serta mendapat dukungan dari para pemuda Karang Taruna Desa Tegallega yang turut membantu menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Puncak MPLS berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) melalui kegiatan penjelajahan alam. Para siswa diajak melintasi sejumlah pos yang dirancang untuk melatih kerja sama, ketangguhan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama.

Di pos terakhir penjelajahan alam, seluruh peserta mengikuti sesi renungan. Dalam suasana yang penuh keheningan, para siswa diajak mengevaluasi diri, mengingat kembali perjuangan orang tua, serta merenungkan berbagai kesalahan yang pernah dilakukan sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Usai sesi renungan, para orang tua yang telah hadir di lokasi dipersilakan menemui anak-anak mereka. Suasana haru pun tak terbendung ketika para siswa berlari menghampiri dan memeluk ibu mereka sambil menangis serta meminta maaf atas segala kesalahan yang pernah diperbuat. Banyak orang tua yang turut meneteskan air mata menyaksikan perubahan sikap dan ketulusan hati anak-anak mereka.

Momen tersebut menjadi penutup yang berkesan bagi MPLS perdana SMA IT Tegallega. Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, penghormatan kepada orang tua, serta tanggung jawab sebagai pelajar.

Berdirinya SMA IT Tegallega diharapkan menjadi tonggak baru bagi dunia pendidikan di Desa Tegallega. Meski baru memulai perjalanan dengan 11 peserta didik, sekolah ini membawa harapan besar untuk melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus pembangunan bangsa.

https://www.facebook.com/share/v/1MSUSR9KnC/

RED

Komentar