discoverynews.id BELOPA — Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Luwu dipastikan berlangsung khidmat.
Sebanyak 73 pelajar tingkat SLTA terbaik yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) siap menampilkan formasi terbaik mereka di Tribun Lapangan Andi Djemma, Belopa, pada Senin, 17 Agustus 2026.
Di balik suksesnya barisan yang terbagi dalam kelompok 17, 8, dan 45 tersebut, perhatian publik tertuju pada dua siswi pilihan yang dipercaya mengemban tugas sebagai pembawa baki Sang Saka Merah Putih.
Tugas penting pada sesi pengibaran bendera di pagi hari dipercayakan kepada Eza Mahazeera, M. Siswi SMAN 5 Luwu kelahiran Jakarta, 28 Maret 2010, ini merupakan anak tunggal pasangan Mansur dan Saripa Rahim. Remaja asal Desa Tallang Bulawang yang memiliki hobi menggambar ini bercita-cita melanjutkan pengabdiannya di dunia medis sebagai dokter.
Sementara itu, mandat sebagai pembawa baki pada Upacara Penurunan Bendera di sore hari diemban oleh Andi Najwa Hasruddin Tabang dari SMAN 12 Luwu. Gadis kelahiran Belopa, 17 Desember 2009, yang hobi membaca ini adalah anak kedua dari pasangan Hasruddin dan Patmawati. Memiliki postur tinggi 165 cm, Andi Najwa juga menyimpan impian serupa, yakni menjadi seorang dokter.
Peran Strategis dan Kepemimpinan Kaban Kesbangpol Luwu
Kelancaran proses kaderisasi hingga pemusatan latihan Paskibraka tahun ini tidak lepas dari koordinasi intensif yang dikomandoi langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu, Hj. Enrika, SE., M.Si.
Di bawah arahan Bupati Luwu H. Patahudding, S.Ag. dan Wakil Bupati Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, Hj. Enrika secara aktif mengoordinasikan seluruh lini guna memastikan kesiapan mental, fisik, dan teknis para peserta berjalan tanpa hambatan.
“Mereka mulai berlatih intensif sejak 3 Agustus dan masuk masa karantina pada 6 Agustus 2026. Selama karantina, para peserta digembleng fisik dan mentalnya secara disiplin agar siap mengemban tugas sakral yang disaksikan oleh ribuan masyarakat,” ungkap Hj. Enrika kepada media discoverynews.id
Ia menjelaskan bahwa pembinaan Paskibraka Kabupaten Luwu tidak hanya berfokus pada teknik Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Para peserta juga mendapatkan rangkaian materi indoor yang komprehensif, meliputi:
1. Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
2. Pembinaan Mental, Motivasi, dan Organisasi Kepemimpinan
3. Pendidikan Dini Anti Korupsi serta Fisioterapi
Langkah strategis ini diterapkan untuk membentuk karakter generasi muda Kabupaten Luwu yang berintegritas, berjiwa patriotik, dan memiliki kedisiplinan tinggi.
Sinergi Pelatihan dan Jadwal Pengukuhan
Rangkaian kesiapan HUT RI ke-81 ini didukung penuh oleh jajaran TNI dari Kodim 1403 Sawerigading Palopo. Pelatihan lapangan dipimpin langsung oleh Pabung Luwu Capt CBA Sudirman, didampingi Peltu Miswan, Serka Oktapianus, Sertu Randau Manurun, dan Sertu Mus Muliadi.
Selain itu, pengawalan barisan dipercayakan kepada empat anggota TNI sebagai pengapit—Sertu Aswir, Sertu Sabil, Serda Rio, dan Serda Luther—dengan Sertu Prasetyo bertindak sebagai Komandan Kompi (Danki) Paskibraka.
Sebelum tampil bertugas mengawal Sang Saka Merah Putih, ke-73 anggota Paskibraka ini akan resmi dikukuhkan oleh Bupati Luwu H. Patahudding dalam sebuah prosesi khidmat pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026.
Melalui soliditas lintas instansi, koordinasi optimal Kaban Kesbangpol Hj. Enrika, serta dedikasi para pelatih, Pemerintah Kabupaten Luwu optimis pelaksanaan upacara kenegaraan tahun ini akan berjalan sukses serta meninggalkan kebanggaan mendalam bagi seluruh masyarakat Luwu.














Komentar