Makassar,discoverynews.id – Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan masyarakat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kali ini, seorang anak perempuan menjadi korban perampasan handphone (HP) oleh seorang pria tak dikenal saat sedang bermain di depan rumahnya. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan permukiman warga, tepatnya di Jalan Teluk Bone, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Kamis (8/10/2026).
Aksi perampasan yang berlangsung secara tiba-tiba itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut memperlihatkan bagaimana pelaku menjalankan aksinya dengan memanfaatkan situasi lingkungan yang relatif sepi sebelum akhirnya melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan di lokasi, kejadian bermula ketika korban yang masih berusia anak-anak sedang asyik memainkan handphone miliknya di depan rumah. Saat itu, korban tidak menyadari bahwa dirinya tengah menjadi sasaran tindak kejahatan oleh seseorang yang datang menggunakan kendaraan roda dua.
Tidak berselang lama, seorang pria tak dikenal terlihat mendatangi kawasan tersebut dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku diduga terlebih dahulu mengamati situasi di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi memungkinkan baginya melakukan aksi perampasan.
Setelah berhenti sejenak dan memperhatikan keadaan sekitar, pelaku kemudian mendekati anak perempuan yang sedang memegang handphone tersebut. Dengan gerakan cepat, pria itu langsung merampas handphone dari tangan korban secara paksa.
Aksi pelaku berlangsung dalam waktu singkat. Setelah berhasil menguasai handphone korban, pria tersebut segera meninggalkan lokasi dengan mengendarai sepeda motornya. Pelaku melarikan diri sebelum dapat dihentikan oleh warga di sekitar tempat kejadian.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian karena korban merupakan seorang anak yang sedang melakukan aktivitas sehari-hari di lingkungan tempat tinggalnya sendiri. Kejadian tersebut menunjukkan bahwa aksi kejahatan tidak hanya berpotensi terjadi di jalan raya atau kawasan yang ramai, tetapi juga dapat menyasar warga di sekitar rumah.
Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi perampasan tersebut kini telah beredar di tengah masyarakat. Keberadaan rekaman itu diharapkan dapat membantu proses identifikasi pelaku, terutama apabila terdapat warga yang mengenali ciri-ciri pria maupun kendaraan sepeda motor yang digunakan saat kejadian.
Aksi perampasan ini sekaligus menambah kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan anak-anak ketika beraktivitas di luar rumah. Pasalnya, pelaku kejahatan dapat memanfaatkan kelengahan korban dan situasi lingkungan untuk mengambil barang berharga secara cepat sebelum melarikan diri.
Dalam kasus ini, pelaku diduga sengaja memilih sasaran yang dinilai mudah didekati. Korban yang tengah berkonsentrasi memainkan handphone menjadi sasaran perampasan ketika pelaku melihat adanya kesempatan untuk menjalankan aksinya.
Meski berlangsung singkat, tindakan tersebut merupakan perbuatan kriminal yang dapat menimbulkan kerugian material serta rasa takut bagi korban. Terlebih lagi, korban masih tergolong anak-anak sehingga kejadian seperti ini berpotensi menimbulkan dampak psikologis.
Warga berharap rekaman CCTV yang beredar dapat menjadi petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku. Masyarakat yang mengetahui informasi mengenai pria dalam rekaman tersebut maupun kendaraan yang digunakannya diimbau segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.
Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk membantu aparat penegak hukum menelusuri keberadaan pelaku. Dengan adanya kerja sama antara warga dan pihak berwenang, diharapkan aksi kejahatan serupa dapat dicegah serta pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas orang tidak dikenal yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan di lingkungan permukiman. Pengawasan terhadap situasi sekitar rumah menjadi salah satu langkah pencegahan agar kesempatan bagi pelaku kejahatan dapat diminimalkan.
Para orang tua pun diimbau memberikan perhatian lebih kepada anak-anak, terutama ketika mereka bermain menggunakan handphone atau membawa barang berharga di luar rumah. Anak-anak perlu diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri serta menghindari penggunaan barang berharga di tempat yang berisiko.
Kejadian di Jalan Teluk Bone ini menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran kamera pengawas dapat membantu mendokumentasikan suatu peristiwa, tetapi kewaspadaan warga dan langkah pencegahan tetap diperlukan untuk mengurangi potensi tindak kriminalitas.
Hingga berita ini disusun, identitas pria yang melakukan perampasan dalam rekaman CCTV tersebut belum diketahui berdasarkan informasi yang tersedia. Belum terdapat pula keterangan lebih lanjut mengenai keberadaan pelaku setelah meninggalkan lokasi kejadian.
Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti informasi dan rekaman yang beredar sehingga pelaku dapat diidentifikasi serta dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.
Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak agar keamanan kawasan permukiman semakin ditingkatkan, khususnya untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak yang rentan menjadi sasaran tindak kejahatan.
Warga yang mengenali pelaku atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Pelaporan yang cepat dan informasi yang akurat diharapkan dapat membantu pengungkapan kasus sekaligus mencegah munculnya korban berikutnya.
















Komentar