LAMONGANDiscoverynews.id – Memasuki libur sekolah tahun ajaran 2025/2026, harga kebutuhan pokok dan sayuran segar di pasar-pasar tradisional Kabupaten Lamongan kembali normal dan stabil. Kabar ini disambut lega oleh warga yang sebelumnya harus berhemat akibat lonjakan harga.
Pantauan tim redaksi pada Sabtu (4/7/2026) sore di Pasar Besar Lamongan, Pasar Sidoharjo, dan kawasan Dusun Dermo menunjukkan suasana belanja yang ramai namun tertib. Pembeli tampak lebih santai memilih barang, berbeda dengan kondisi beberapa pekan lalu yang penuh kehati-hatian
Harga sempat melambung tinggi akibat permintaan besar untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah. Kebutuhan bahan dalam jumlah besar membuat stok cepat terserap dan harga naik tajam.
Kini dengan berhentinya kegiatan sekolah sementara, tekanan permintaan itu hilang. Pasokan hasil panen petani kembali lancar dan melimpah, sehingga harga turun kembali ke kisaran wajar.
Beras medium: Rp13.000/kg- Beras premium: Rp14.900/kg
Telur ayam ras: Rp22.000/kg (turun dari Rp28.000/kg)
-Bawang merah: Rp40.000/k- Cabai rawit merah: Rp40.000/kg (dulu capai Rp75.000/kg)- Sayuran daun kini jauh lebih murah dan melimpah
“Senang sekali rasanya! Akhirnya harga kembali seperti biasa. Beberapa minggu lalu kami harus menghemat keras karena harga mahal. Sekarang bisa belanja lebih lengkap dan ringan di kantong,” ujar Siti Aminah, pembeli yang sedang berbelanja.
Hal senada diungkapkan Nurul Hidayah, warga Dusun Dermo
“Alhamdulillah, pas sekali dengan liburan. Bisa menyediakan makanan bergizi untuk anak-anak tanpa khawatir biaya membengkak.”
Lilik Rohmawati (43), pedagang sayur di Dusun Dermo, mengakui dagangannya makin ramai:
“Pembeli datang dengan wajah senang dan belanja lebih banyak. Kami pun lega karena dagangan lancar.”
Menurut Yanto Santoso (45), pedagang bumbu di Pasar Sidoharjo:
“Selama sekolah berjalan permintaan tinggi dan stok sering langka. Begitu libur, kondisinya langsung membaik. Ini menguntungkan semua pihak.”
Masyarakat berharap harga tetap stabil sepanjang liburan. Mereka juga meminta pemerintah dan pengelola pasar terus memantau distribusi barang agar tidak ada gangguan pasokan, sehingga harga tidak kembali bergejolak saat sekolah mulai beroperasi kembali.
Satgas Pangan Lamongan menegaskan akan terus memantau pasar secara rutin demi menjaga harga tetap kondusif dan terjangkau warga.(iswt)













Komentar