oleh

Kapolres Polman Pimpin Langsung Pemadaman Kebakaran 3 Hektare Lahan di Pulau Battoa

POLMAN, Discoverynews.id – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Polewali Mandar dalam menangani kebakaran lahan yang melanda Pulau Battoa, Dusun Kapejang, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (18/7/2026). Kapolres Polewali Mandar, AKBP Zaky Maghfur, S.I.K., turun langsung memimpin personel gabungan untuk memadamkan kobaran api yang menghanguskan sekitar tiga hektare lahan.

Informasi mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 20.00 WITA. Mendapat laporan tersebut, Kapolres bersama personel Polres Polewali Mandar, Polsek Binuang, Satpolair Polres Polman, TNI, dan masyarakat segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga mulai muncul sekitar pukul 17.30 WITA dari kawasan perbukitan di Dusun Kapejang yang didominasi tanaman kelapa dan ilalang. Karena kondisi cuaca yang kering dan vegetasi yang mudah terbakar, kobaran api dengan cepat merambat hingga memasuki area perkebunan warga di Dusun Lendang yang ditanami ubi dan pohon pisang.

Petugas gabungan berjibaku selama beberapa jam untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan permukiman maupun lahan produktif lainnya. Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.45 WITA.

Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas masih menemukan sejumlah titik bara di lokasi sehingga dilakukan pemantauan lanjutan guna mengantisipasi munculnya kembali kobaran api. Warga sekitar juga diimbau tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan titik api baru.

Lahan yang terdampak diketahui merupakan milik sejumlah warga Dusun Lendang, Desa Tonyaman. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Kapolres Polewali Mandar AKBP Zaky Maghfur mengapresiasi kekompakan seluruh personel gabungan bersama masyarakat yang bahu-membahu melakukan pemadaman sehingga api dapat dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, seperti membakar semak atau sampah di area terbuka. Selain itu, masyarakat diminta segera menghubungi pihak kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin.

Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga keselamatan lingkungan serta melindungi lahan dan aset milik warga dari ancaman kebakaran yang lebih luas.

Komentar