Bukittinggi, Discoverynews.id, Prestasi membanggakan ditorehkan dua penari muda Kota Sawahlunto, Najwaky Aksa (Najwa) dan Qory Umarya Zulfi (Aira), pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Keduanya sukses meraih medali perak pada cabang olahraga Ikatan Olahraga Dance Indonesia (IODI) nomor Duo Traditional Dance, Sabtu (10/10/2026).
Tampil di hadapan publik tuan rumah, Bukittinggi, Najwa dan Aira menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil naik ke podium kedua. Dengan balutan kostum kuning keemasan khas Minangkabau yang dipadukan dengan songket, keduanya tampil memukau dalam nomor yang menggabungkan unsur seni, teknik, dan kekayaan budaya tradisional tersebut.
Medali emas pada nomor ini diraih oleh duo tuan rumah Bukittinggi, sementara Najwa dan Aira harus puas membawa pulang medali perak untuk Kota Sawahlunto.
Persaingan di nomor Duo Traditional Dance berlangsung ketat. Atlet dari 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat turut ambil bagian, sehingga setiap peserta dituntut menampilkan teknik, kekompakan, penghayatan, serta koreografi yang mampu merepresentasikan karakter tarian tradisional.
Di balik keberhasilan tersebut, peran pelatih Geny Rivani turut menjadi bagian penting yang patut diapresiasi. Konsistensi latihan, pemilihan koreografi yang mengedepankan autentisitas budaya, serta kekompakan kedua penari menjadi unsur penting dalam penampilan Najwa dan Aira.
Dalam nomor Duo Traditional Dance, penilaian tidak hanya bertumpu pada teknik gerakan, tetapi juga mencakup keselarasan penampilan, penghayatan, dan penyajian unsur tradisi. Melalui kostum songket dan koreografi yang dibawakan, Najwa dan Aira berupaya menghadirkan kekayaan budaya Minangkabau dalam sebuah pertunjukan yang memadukan seni dan olahraga.
Raihan medali perak ini menjadi tambahan prestasi bagi kontingen Kota Sawahlunto di Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa potensi atlet daerah dapat berkembang melalui cabang olahraga yang menggabungkan keterampilan fisik, kreativitas, dan pelestarian budaya.
Bagi Kota Sawahlunto, keberhasilan Najwa dan Aira bukan sekadar tentang medali, melainkan juga menjadi kebanggaan tersendiri dalam membawa identitas budaya daerah ke panggung olahraga tingkat provinsi.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Sawahlunto lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, serta mengharumkan nama daerah melalui berbagai cabang olahraga.
Selamat kepada Najwaky Aksa, Qory Umarya Zulfi, dan pelatih Geny Rivani atas raihan medali perak di Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang.
Penulis: Suherman
















Komentar