Mobil PT.sabas Breeding farm angkut kotoran Bau menyenyat sepanjang jalan.


Berdagai-DiscoveryNews.id.

Pemerintah Kecamatan Teluk Mengkudu kabupaten Serdang berdagai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Sabas Breeding farm yang berlokasi di Dusun VI, Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (5/5/2026).

Pasalnya Sidak tersebut merupakan tindak lanjut atas pemberitaan wartawan discoveryNews.id terkaitnya keluhan warga,bau The Teluk Mengkudu District Government, Serdang Berdagai Regency, conducted a surprise inspection (sidak) at PT Sabas Breeding Farm located in Hamlet VI, Bogak Besar Village, Teluk Mengkudu District, Serdang Berdagai Regency. yang diduga  mobil milik perusahaan PT.Sabas frèding farm pengangkut kotoran ayam.

Dalam rangkaian kegiatan itu, terlebih dahulu digelar pertemuan di Kantor Desa Bogak Besar yang membahas persoalan wabah lalat serta dampak kompos dari aktivitas peternakan ayam di Dusun VII. Pertemuan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, Kepala Dusun VI, Bhabinkamtibmas, perwakilan Kantor Camat melalui Trantib dan staf, serta pihak perusahaan yang diwakili oleh Robi Marpaung selaku bagian umum PT Sabas Breeding Farm.

Usai pertemuan, pihak Kecamatan didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung melakukan monitoring dan mengecek ke lokasi kandang milik perusahaan untuk melihat kondisi di lapangan secara langsung.

Camat Teluk Mengkudu, Wein Arfandy, S.E., M.AP menyampaikan bahwa pihak perusahaan telah berkomitmen untuk melakukan sejumlah langkah penanganan guna meminimalisir dampak terhadap masyarakat.

“Pihak pengusaha akan melakukan penyemprotan di dalam kandang setiap panen, serta di luar kandang sebanyak tiga kali dalam seminggu, mulai dari radius Dusun VII hingga Dusun I,” ujar Camat.

Selain itu, perusahaan juga berjanji akan mengelola kompos atau limbah ternak agar tidak menimbulkan bau saat diangkut keluar daerah.

“Pihak pengusaha juga akan mencari jalur alternatif saat membawa kompos, sehingga tidak melintasi kawasan padat penduduk,” tambahnya.

Sebelumnya, masyarakat di Kecamatan Teluk Mengkudu mengeluhkan bau menyengat yang kerap tercium di sepanjang jalan lintas wilayah mereka. Bau tersebut diduga berasal dari kendaraan pengangkut limbah kotoran ayam milik PT Sabas Breeding Farm.

Berdasarkan informasi yang dihimpun aktivitas pengangkutan limbah tersebut umumnya berlangsung pada dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, dengan frekuensi dua hingga tiga kali dalam sepekan.

Warga menyebutkan, selain aroma tidak sedap, kendaraan tersebut juga diduga meninggalkan cairan kotoran di badan jalan. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta menimbulkan kekhawatiran terkait kebersihan lingkungan dan dampak kesehatan.

Pemerintah kecamatan menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas perusahaan, serta memastikan komitmen yang telah disampaikan dapat direalisasikan demi menjaga kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *